Prihatin dengan Sampah, Repelika Mojokerto Kerja Bakti

MOJOKERTO (Realita) - Banyaknya sampah yang menumpuk di Jalan Totok Kerot, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, menggugah hati puluhan aktifis peduli lingkungan yang tergabung dalam Repelika, Minggu (14/5/2017) pagi. Mereka dengan kompak dalam kebersamaan membersihkan tumpukan sampah dengan membakarnya.
Aksi spontanitas itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan akan kesadaran masyarakat untuk membersihkan tumpukan sampah mulai menurun. Selain itu, kegiatan suka rela digelar dari pagi hingga Minggu siang. Untuk membersihkan puluhan trashbag sampah itu, dengan cara dikumpulkan dan satu persatu dibersihkan para aktifis gabungan pecinta alam se - Mojokerto.
Guna meminimalisir bau tak sedap akibat menggunungnya sampah, sebagian sampah terpaksa dibakar di tempat, karena volume sampah di area itu terus bertambah setiap saat. Kendati sudah berusaha membersihkan selama sekitar 4 jam lebih, namun sampah masih menumpuk tinggi.
Selain berusaha membersihkan sampah tersebut, Repelika juga membentangkan banner yang bertuliskan "Selamat Datang di Kota (yang katanya) ADIPURA".
"Benner yang kita pasang itu, sebagai bentuk keprihatinan atas sikap masyarakat yang masih memiliki kepedulian yang rendah terhadap lingkungan," kata Jojon, koordinator lapangan, Minggu petang.
Tak hanya itu, lanjut Jojon, aksi yang dilakukan oleh Repelika kali ini, sebagai pesan kepada pemerintah Kabupaten Mojokerto. "Kita tahu, selama ini yang di Adipura kan hanya kotanya, tetapi melupakan masyarakatnya. Seharusnya masyarakatnyalah yang harus di Adipurakan terlebih dahulu, maka kotanya akan mengadipura dengan sendirinya," cetus Jojon didampingi Lukman Harun.
Repelika sendiri berharap, aksi yang kecil ini mampu ditindak lanjuti dan di respon oleh Pemerintah Daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH). "Kami berharap agar DLH menyediakan TPS (Tempat Pembuangan Sampah sementara) di beberapa daerah yang selama ini masih belum memiliki TPS di sekitar daerahnya," pungkas Jojon. ujeck