1 Keluarga Tewas Terlindas Truk Pasir

JOMBANG (Realita) - Satu keluarga tewas terlindas truk bermuatan pasir di jalan raya Jombang Kediri. korban bapak ibu dan kedua anaknya yang mengendarai sepeda motor tewas seketika di tempat kejadian. Kecelakaan ini diduga akibat truk hilang kendali usai mengalami ban pecah dan menabrak kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

Kecelakaan maut ini tepatnya terjadi di jalan raya desa Cukir Diwek Jombang. Satu keluarga pengendara motor Nopol L 6014 ZK yang terdiri dari bapak, ibu dan dua orang anaknya terlindas truk bermuatan pasir nopol AG 8968 GF dari arah berlawanan. Jasad ketiga korban, tergeletak menggenaskan di lokasi kejadian. Sementara,satu korban yang masih berusia balita bahkan sempat hanyut ke sungai dan beruntung berhasil di evakuasi warga.

Kecelakaan maut ini berawal,saat motor yang di kendarai satu keluarga, Wirawan Pandu Nugroho, warga Petemon, Surabaya melaju dari arah Jombang menuju Kediri. Saat melintas di lokasi, sebuah truk sarat muatan pasir yang di kemudikan Suprapto, warga desa Grogol, Jombang mengalami ban pecah.

Yudi Purnnomo saksi mata mengatakan, akibat ban pecah tersebut truk mengalami oleng dan menabrak motor yang melaju dari arah

berlawanan.kerasnya benturan merenggut empat nyawa korban sekaligus di lokasi kejadian. Truk baru berhenti setelah menabrak pohon dan bengkel di pinggir jalan.

Petugas Satlantas polres Jombang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad ke empat korban ke rumah sakit umum Jombang untuk di otopsi. Sementara,sopir truk langsung diamankan di Mapolsek Diwek untuk menjalani pemeriksaan.

Kanit laka Polres Jombang IPDA Trisulo mengatakan, dari penyeliidkan sementara, insiden maut ini di duga akibat truk oleng usai mengalami pecah ban. Petugas saat ini masih memeriksa saksi dan sopir untuk memastikan penyebab kecelakaan yang menyebabkan empat nyawa melayang tersebut.

Akibat kecelakaan maut ini, jalur utama Jombang-kediri mengalami kemacetan hingga satu jam lebih. Sementara,kasus lakalantas maut ini saat ini masih dalam penanganan petugas Satlantas Polres Jombang.