‎Paparkan Pola Komunikasi Pembangunan dan Target ke Depan

MOJOKERTO (Realita)- Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, melaksanakan shalat tarawih bareng dalam rangkaian Safari Ramadhan 1437 H Tahun 2016 di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Peterongan, Kecamatan Bangsal, malam ini.

Seperti esensi safari ramadhan pada dasarnya, Pung menuturkan dalam sambutan jika agenda rutin tahunan yang juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, dan SKPD ini merupakan bentuk anjang sana dan silaturahmi yang sengaja dijalin untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah serta serap aspirasi masyarakat.

"Esensi safari ramadhan yang selalu kita junjung adalah bagaimana agar silaturahmi bisa terjalin, komunikasi aktif antar pemerintah dan masyarakat bisa terkoordinir, namun tidak mengurangi kekhusyuk’an kita dalam beribadah di bulan istimewa dan sarat kebaikan ini," tutur Pung yang juga hadir didampingi istri, Yayuk Pungkasiadi.

Berbicara tentang komunikasi aktif antar pemerintah dan masyarakat, Pung mewakili Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, memaparkan beberapa point program pembangunan yang terus digenjot Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Fokus pada pembangunan infrastruktur, perekonomian, kesehatan, pariwisata, pendidikan, masih menjadi penekanan utama.

"Pembangunan di Kabupaten Mojokerto, sangat fokus pada bidang infrastruktur yang mana akan berpengaruh pada taraf ekonomi masyarakat. Fokus lainnya juga ada di bidang kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. Pada periode pertama kepemimpinan Bupati Mustofa Kamal Pasa, telah berhasil menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan mencapai kurang lebih 600 km dari total jalan poros yang kita miliki yakni 1.085 km. Pada periode ke-dua atau estimasi di tahun 2020, target akan kita genggam. Kita juga cukup teruji di sektor UMKM, Koperasi dan pariwisata yang terus kita branding dengan matang, terlebih kita sudah bergelut dengan pasar bebas MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)," papar Pung.

Di bidang kesehatan, Pung memaparkan jika pembenahan sarana kesehatan seperti Puskesmas maupun Puskesmas Pembantu (Pustu), Rumah Sakit RA. Basoeni di Kecamatan Gedeg dan Rumah Sakit Soekandar di Kecamatan Mojosari juga akan ditingkatkan. Direncanakan minim ada dua Puskesmas yang dibangun di tiap kecamatan.

Camat Bangsal, Ridwan, juga memberi dukungan dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang Ia ungkapkan pada kesempatan yang sama. “Kami mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang terus menunjukkan hasil nyata. Pembangunan tersebut juga ikut kami rasakan, contohnya bantuan pembangunan masjiid yang telah kami terima tahun lalu. Segera kami juga menikmati infrastruktur jalan beton yang bakal mendukung perekonomian masyarakat,” ungkap Ridwan.

Pembangunan infrastruktur, perekonomian kesehatan, pariwisata, pada hakikatnya bisa dianggap sebagai ‘denyut nadi’ sebuah daerah. Daerah dianggap hidup dan maju apabila komponen-kompenen tersebut mampu berjalan dengan baik dan pesat.

Namun akan menjadi cacat tanpa kedekatan pemerintah dan masyarakat yang direfleksikan dalam komunikasi dan konsolidasi langsung antar keduanya. Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyeimbangkan komponen tersebut. Seperti yang dikatakan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, dalam kegiatan safari ramadhan lainnya di Masjid At-Taqwa, Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Jumat (17/6).

"Dulu pada periode pertama kepemimpinan Bapak Bupati Mustofa Kamal Pasa, beliau turun langsung menemui masyarakat untuk berdialog dan mendiskusikan pembangunan lewat program ‘Rembug Desa’. Pada periode ke-dua ini, pola komunikasi pembangunan kita switch atau tukar lewat acara dialog dan konsolidasi. Mewakili organisasi dan tokoh masyarakat, atau lembaga sosial, panjenengan kami undang dan persilahkan untuk datang dengan membawa usulan maupun saran,” jelas Pung. ujek