ADRI:Seluruh Ahli dan Dosen Harus Antisipasi Persaingan Global

SURABAYA (Realita)-Konferensi Internasional Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) yang ke-13 digelar di Surabaya. Puluhan guru besar, dan dosen dari berbagai perguruan tinggi dari berbagai negara akan bertemu untuk saling tukar informasi update ilmu pengetahuan.  "Setiap tahun kami bertemu, pesertanya selain guru besar dan dosen dari Indonesia juga ada dari Malaysia, Jepang, Korea, Thailand serta beberapa negara lainnya," kata Ketua Panitia Prof Supari Muslim yang juga dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di sela-sela pembukaan ADRI di gedung Bank Jatim, Jumat (5/5/2017). Menurut Supari, konferensi ini akan membahas seluruh disiplin ilmu mulai dari teknologi, sains, engineering, edukasi, vokasional, ekonomi, bisnis, matematika, serta beberapa disiplin ilmu pengetauan lainnya. Tidak ada fokus utama pembahasan, namun pola hubungan pendidikan antar negara dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN tetap akan dibahas sehingga seluruh perguruan tinggi di ASEAN bisa meningkatkan kualitasnya dan bisa lebih terkoneksi. "Jika dulu perhatian dunia di Eropa dan Amerika, saat ini bergeser ke Asia sehingga seluruh dosen dan ahli harus ikut mengantisipasi," ujarnya. Dunia, kata Supari, akan terus bergerak. Siapapun termasuk dosen dan ahli harus ikut bergerak dan ubdate ilmu pengetahuan agar tidak tertinggal oleh zaman.pras