Ahok Tak Akan Jadi Gubernur DKI Jakarta lagi


JAKARTA (Realita)- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta tegaskan, calon petahana yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat, tidak perlu cuti jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berlanjut ke putaran kedua.
Pasalnya, jika Pilkada DKI berlanjut ke putaran kedua, masing-masing Paslon tidak akan lagi melakukan kampanye. "Kan putaran kedua tidak ada kampanye, jadi petahana ya tidak perlu cuti," ungkap Sumarno di Jakarta, Selasa (10/01/2017).
Sementara, Ahok yang kini menjadi terdakwa dugaan penistaan agama, dipastikan tidak akan bisa lagi menjabat gubernur DKI, meski dia kalah ataupun lolos pada putaran kedua Pilgub DKI 2017, sesuai UU Nomor 10 tentang Pilkada.
Seperti diketahui, masa cuti Ahok-Djarot berakhir pada 11 Februari 2017. Setelah itu, Ahok akan dinonaktifkan dari jabatannya oleh Menteri Dalam Negeri karena menyandang status terdakwa. Dengan demikian, nantinya Wakil Gubernur DKI, Djarot secara otomatis akan naik menjadi Plt Gubernur DKI hingga putusan pengadilan dinyatakan inkrah (berkekuatan hukum tetap). hrd