Ahok Tunggu Anies Tutup Alexis

JAKARTA (Realita) - Basuki Tjahaja Purnama menyerahkan ihwal rencana penutupan Hotel dan Spa Alexis kepada Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan. Ia akan menunggu kapan Alexis ditutup.
"Saya juga nunggu itu (Alexis) ditutup," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/4).
Saat menjadi gubernur, ia tidak pernah menutup Alexis. Alasannya, Pemprov DKI tidak menemukan adanya penyalahgunaan narkoba di tempat tersebut. Ahok tidak mempermasalahkan Alexis karena menganggap belum ada bukti yang mendukung untuk dilakukan penutupan.
Selama ini Ahok menjelaskan pemerintah DKI Jakarta baru bisa menutup tempat hiburan bila terjadi ada tangkap tangan atau bukti penyalahgunaan narkoba atau prostitusi.
Pemerintah Provinsi DKI baru menutup diskotek Milles dan Stadium karena menemukan adanya kasus penggunaan narkoba.
Pernyataan untuk menutup Alexis pertama kali disampaikan Anies Baswedan dalam debat Pilgub DKI pada Jumat (13/1). Saat itu, Anies mengatakan akan menutup Alexis karena Perda melarang praktik prostitusi.
Perda yang dimaksud adalah Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Dalam debat Pilgub DKI tersebut, Anies berjanji untuk melaksanakan perda tersebut tanpa pandang bulu.
Setelah menang Pilgub, Anies menyebut nasib Alexis akan sangat bergantung pada perda yang berlaku. Jika keberadaan Alexis melanggar, kata dia, maka tentunya akan ditutup.
"Kalau memang itu kalau melanggar perda ya ditutuplah. Kan aturannya begitu. Menutup itu karena pelanggaran," ujar Anies seusai menyambangi kantor DPP Perindo di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4)kum/ibn.