Aktivis Pecinta Alam Demo Pemkab Mojokerto

MOJOKERTO (Realita) - Belasan aktifis pencinta alam (PA) dan pendaki yang tergabung dalam Save Pawitra gelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Mojokerto, Kamis (12/2/2015). Mereka menolak rencana proyek pembangunan akses menuju puncak Gunung Penanggungan di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Massa aksi dari perwakilan pecinta alam di berbagai daerah di Jawa Timur tiba di kantor Pemkab Mojokerto sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan membentangkan dua spanduk besar bertuliskan Save Pawitra dengan dipenuhi tanda tangan para pendaki penanggungan selama dua pekan terakhir.

Para PA khawatir dengan dibangunnya anak tangga menuju puncak bayangan ini akan merusak keaslian gunung penanggungan. Selain itu bisa merusak jalur air yang sudah tersedia secara alami, terlebih lagi kawasan penanggungan sebagai kawasan cagar budaya sesuai dengan SK gubernur Nomor 188/18 KPTS/013/2015 tanggal 14 Januari 2015.

Apalagi, proyek pembangunan jalan ke puncak dengan desain anak tangga ini, bakal gelontor dana Rp 7 miliar dari APBD Kabupaten Mojokerto Tahun 2015. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari kalangan pemerhati cagar budaya dan pecinta alam.