Aspirasi Buruh Akan Disampaikan ke Pemerintah Pusat

SURABAYA (Realita) -Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan meneruskan dan menyampaikan aspirasi dari buruh ke pemerintah pusat. Fasilitasi diberikan setelah para buruh dari berbagai elemen menggelar demo di depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (1/9) yang menuntut kesejahteraan buruh di Jatim.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, Sukardo saat bersama perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Gedung Negara Grahadi menyatakan terima kasih atas demo buruh yang berjalan dengan damai dan lancar. Oleh karena itu, semua aspirasi yang disampaikan perwakilan buruh sudah diterima dan akan dilaporkan ke Gubernur Jatim dan pemerintah pusat.

"Semua aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan masing-masing serikat terkait kesejahteraan buruh sudah saya terima dan ditindaklanjuti Gubernur Jawa Timur. Nanti surat itu akan disampaikan dan diteruskan ke pemerintah pusat, mulai tingkat presiden, DPR RI Komisi Sembilan, Kementerian Tenaga Kerja dan BPJS," ujarnya.

Ia menjelaskan, aspirasi itu adalah seperti menyangkut harga sembako, keselamatan kerja buruh, upah minimum pekerja, revisi UU Tahun 2004, serta di tingkat regional Jawa Timur, yaitu Raperda tentang Perlindungan Pekerja Buruh. "Raperda itu sekarang masih dalam proses pembahasan, sudah disampaikan ke tiap masing-masing serikat pekerja. Kalau pembahasannya itu perlu waktu," ujarnya

Selain persoalan Raperda, saat ini Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur terus melakukan kerjasama dengan Disnaker di daerah untuk memantau kesejahteraan buruh, terutama menyangkut unsur K3 dan upah minimum. "Semua kesejahteraan itu harus diperhatikan," ujar Sukardo.rs