Bejat! Kepruk Kepala Pacar dan Simpan Sabu Dalam Al Quran

SURABAYA (Realita) - Unit Reskrim Polsek Kenjeran kembali berhasil menangkap satu pengedar narkoba di wilayah Surabaya Utara. Pelakunya bernama Abdul Hadi (21) tertangkap dengan barang 0,7 gram sabu-sabu yang disembunyikan di rumahnya, Jalan Kalilom Lor. Ironisnya, polisi menemukan barang bukti itu di dalam sebuah kotak tempat penyimpanan Al-Qur'an.

Penangkapan Abdul berawal dari laporan mantan pacarnya. Perempuan berusia 21 tahun yang namanya tidak mau disebutkan itu melapor usai dianiaya pelaku. Abdul juga hampir membunuhnya dengan celurit sebelum akhirnya berhasil diselamatkan warga. "Dia emosi saat mantan pacarnya nagih hutang, sempat 'ngepruk' botol minuman keras ke kepala korban sebelum mengancam untuk membunuh," ujar Kapolsek Kenjeran AKP Ahmad Faisol Amir, Kamis (1/12/2016).

Nah, polisi pun mendatangi rumah pelaku setelah itu. Abdul langsung ditangkap atas tuduhan penganiayaan. "Setelah menangkap, kami curiga dengan bau di rumah pelaku, seperti bau bekas pesta sabu-sabu," lanjutnya.

Kecurigaan itu langsung ditindaklanjuti. Faisol memerintahkan anak buahnya menggeledah seluruh ruangan di rumah tersebut. Hasilnya, ada barang bukti satu poket sabu-sabu, pipet sisa sabu, botol bong, korek api, dua sekop, dan satu timbangan elektronik di dalamnya. "Yang bikin ngeri, kita menemukan barang itu di dalam kotak penyimpanan Al-Qur'an," jelas perwira dengan tiga balok di pundak itu.

Tak butuh waktu, polisi menggelandang Abdul ke Mapolsek untuk diperiksa. Kepada polisi, pria pengangguran itu sudah mengedarkan narkoba selama satu bulan terakhir. Selain dijual, sabu-sabu yang didapatkannya dari seseorang asal Madura bernama Cak Mat juga dikonsumi sendiri. "Cak Mat sudah ditangkap Polres Bangkalan," tandas Faisol.

Abdul berdali menyimpan sabu-sabu dalam kotak Al-Qur'an dirasa cukup aman. Selain tidak dicurigai saat ditenteng kemanapun, kotak tersebut juga bisa menyimpan perlengkapan pesta narkoba. Misalnya pipet, bong, dan lain-lain. "Tidak ada yang sadar ada narkoba di dalam kotak Al-Qur'an itu," ungkapnya.

Ide awal kotak Al-Qur'an itu dijadikan sebagai penyimpanan sabu-sabu didapatkannya secara spontan. Abdul mengaku pertama kali beli sabu-sabu, dia takut polisi akan menangkapnya jika terjaring razia. "Pas saya simpan, ada razia ternyata lolos. Saya teruskan simpan disana," bebernya.

Menurut pria bertinggi badan 169 centimeter itu, dia menjual sabu-sabu ke kenalannya saja. Keuntungannya memang sedikit, tapi yang terpenting dia bisa mengkonsumsi sabu-sabu dengan gratis dari hasil jual serbuk putih itu. "Kalau beli sendiri uang darimana, hutang di mantan pacar saja belum saya bayar," ucapnya.zain