BREAKING NEWS:Tabrak Polisi, Kelompok Spesialis Mobil Box Tewas Ditembak

SURABAYA (Realita) - Lagi, seorang pelaku spesialis curanmor R4 jenis mobil box ditembak mati oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (22/12/2016) pagi.

Informasi yang diperoleh Realita.co di lapangan menyebutkan, seorang pelaku yang diketahui berinisial HAA (33) itu, ditembak mati oleh Unit Resmob (Resort Mobile) Satreskrim Polrestabes Surabaya di Suramadu, sekitar pukul 04.30 Wib.

Informasinya, pelaku tersebut terpaksa diberi tindakan tegas terukur dengan dihadiahi dua tembakan pada ulu hati dan pinggang kiri itu, setelah sebelumnya sempat menabrak dua anggota Unit Resmob yang menghadangnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tindakan tegas terukur tersebut terpaksa dilakukan petugas setelah tersangka yang hendak ditangkap, melakukan perlawanan dengan menabrak dua anggota yang saat itu sedang melakukan penghadangan.

"Anggota yang melakukan penyekatan di akses Tol Suramadu, setelah melihat pelaku langsung melakukan penghadangan. Namun, pada saat itulah, tersangka malah melakukan perlawanan dengan menabrakkan motornya terhadap dua anggota kami," ujarnya, Kamis (22/12/2016).

Nah, mengetahui hal tersebut, lanjut Shinto, anggota yang lain lantas berusaha melakukan penangkapan. Namun, tersangka ternyata terus melawan dengan mencabut celurit dari balik bajunya. Sehingga, dengan terpaksa harus dilakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka," jelas Shinto.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi. Dia mengatakan, bahwa tersangka ini saat akan dilakukan penangkapan, tersangka telah melakukan tindakan perlawanan dan berusaha menyerang petugas menggunakan senjata tajam (sajam) meski sudah diberikan tembakan peringatan.

"Meskipun tersangka ini sudah diberi tembakan peringatan, tersangka ini malah terus merangsek menyerang anggota dengan celurit. Nah, karena sangat membahayakan, akhirnya kami terpaksa harus memberikan tindakan tegas terukur," ungkapnya.

AKP Agung juga menjelaskan, bahwa saat pelaku sudah diberi tindakan tegas terukur, pihaknya langsung berusaha memberikan tindakan pertolongan. Namun, saat pelaku dibawa menuju ke rumah sakit, pelaku tidak dapat tertolong lagi.

Dari catatan di kepolisian, tersangka diketahui merupakan seorang spesialis pelaku Curanmor mobil box. Informasinya, tersangka diduga dari kelompok Aziz alias Sadeng, ketua dari kelompok curanmor L300 yang telah ditembak mati sebelumnya. Sementara dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan sebilah celurit, sembilan jimat dan satu unit motor yang dijadikan sarana kejahatan oleh tersangka.zain