Bupati Ponorogo Diyakini Tinggalkan Golkar

PONOROGO (Realita) “ Meski terlihat adem ayem, Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ponorogo Jawa Timur direncanakan akan digelar pada akhir 2015, mulai panas. Beberapa nama santer dikabarkan telah masuk dalam bursa cabup dan cawabup kota reyog ini.

Sosok yang dipastikan maju lagi adalah H Amin SH, Bupati Ponorogo 2010- 2015. Bupati Amin bahkan dikabarkan telah didekati beberapa Partai Politik (Parpol) berbasis Islam dan Nasionalis. Walaupun sebenarnya saat ini Amin masih tercatat sebagai salah satu Dewan Penasehat DPD Partai Golkar Ponorogo.

“Kami yakin pada Pilkada Ponorogo mendatang, Amin sudah tidak lagi menggunakan kendaraan lamanya (Partai Golkar),” kata Muhammad, seorang pengamat Politik Lokal dari wilayah Ponorogo Selatan, (24/1).

Analisa ini salah satunya diambil dari pengalaman politik Amin yang gemar gonta- ganti kendaraan politik (parpol). “Seperti diketahui bersama pada Pilkada Ponorogo tahun 2005, Amin bergandengan mesra dengan Cabup Muhadi Suyono menggunakan kendaraan PKB dan berhasil memenangkan Pilkada 2005,” imbuhnya.

Lantas ia menjelaskan, kendaraan politik Amin ini berubah menggunakan kendaraan Partai Golkar dalam Pilkada 2010 berpasangan dengan cawabup Yuni Widyaningsih. “Dengan kondisi saat ini, saya yakin dalam Pilkada nanti Amin akan menggunakan Parpol selain Golkar,” paparnya.

Muhammad menambahkan jika peluang Amin memang cukup besar, tapi semuanya masih akan bisa berubah. “Selain Amin masih ada sekitar tiga sampai lima orang lagi yang akan maju dalam Pilkada Ponorogo nanti,” ujarnya.

Tanpa menyebut nama, Muhammad memberikan gambaran jika kelimanya adalah pria kelahiran Ponorogo. “Saat ini mereka berada di luar Ponorogo karena pekerjaannya,” urainya. Dia hanya menyebut kelimanya adalah seorang Birokrat, Politikus Kondang, Pengusaha Besar di Kaltim sekaligus sebagai Ketua sebuah Parpol di Kaltim serta ada lagi sosok pengusaha nasional yang memiliki kedekatan dengan kerabat Hasyim Djojohadikusumo (DPP Gerindra). “Tunggu saja pasti akan muncul, harus sabar sebentar karena tim nya mulai gerilya,” jlentrehnya.

Sementara itu beberapa masyarakat yang ditemui lebih menginginkan sosok baru yang akan memimpin ponorogo lima tahun mendatang. ”Kami ingin wajah baru yang mempunyai latar belakang baik, muda dan asli Ponorogo,” ungkap Yani warga Desa Madusari, Siman.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Jiono, warga Kecamatan Pudak. “Masyarakat ingin perubahan dengan dipimpin wajah baru,” terang Jiono. Menurutnya sebagian besar masyarakat Ponorogo menghendaki pemimpin yang serba baru. “Sudah saatnya yang baru dan enerjik memimpin Ponorogo,” tukasnya. ar