Cemburu, Suami Bacok Selingkuhan Istri

SURABAYA (Realita) “ Peristiwa pembacokan terjadi di depan BRI lama jalan Raya Dukuh Kupang. Seorang pria bernama Malikan (37), dibacok seseorang saat mengendarai mobil Xenia warna hitam. Diduga, pembacoknya adalah suami dari perempuan yang sedang dipacari korban.

Pembacokan ini sendiri terjadi pada Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 13.00 Wib. Saat itu, Malikan baru saja mengantarkan pacarnya di terminal lyn, Dukuh Kupang. Dekat Universitas Wijaya Kusuma. Sekitar setengah jam kemudian, Malikan menelpon pacarnya itu bahwa dirinya baru saja dibacok seorang pria yang diketahui bernama Aang. "Korban dibacok dibagian perut, cukup parah. Dibantu warga korban dibawa ke rumah sakit William Booth," kata Kanitreskrim Polsek Sawahan AKP Nanang Efendi saat dikonfirmasi Realita.co, Minggu (11/12/2016).

Nanang mengatakan pihaknya baru mendapat laporan malam harinya. Pelapornya adalah pacar dari korban, yakni Fitri. Pelapor mengatakan bahwa pacarnya baru saja dibacok oleh suaminya sendiri. "Jadi setelah kita selidiki, si pelaku ini adalah suami dari Fitri," bebernya.

Nanang juga mengungkapkan motif dari pembacokan tersebut adalah cemburu. Sebab, Aang disebut-sebut tidak terima dengan perlakuan Fitri yang meninggalkannya sebelum surat cerai resmi turun. "Hubungan pelaku dengan Fitri kurang harmonis, sudah mencapai talak 3," terangnya.

Mantan Kanitreskrim Polsek Mulyorejo itu menjelaskan kurang lebih 3 tahun yang lalu, talak 3 itu diberikan pelaku kepada Fitri. Sejak itulah, Fitri diketahui menjalin hubungan asmara dengan Malikan. "Sudah pisah ranjang, tanpa kejelasan ternyata sudah punya pacar lagi," lanjut Nanang.

Nah, Nanang menduga pelaku baru mengetahui istrinya yang belum resmi bercerai itu menjalin hubungan dengan pria lain akhir-akhir ini. Pelaku juga sudah mengintai dan membuntuti korbannya sebelum melakukan pembacokan. "Sudah diikuti, saat momennya pas baru beraksi," ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga mengatakan kronologi kejadian masih dalam penyelidikan polisi. Sebab, hingga kemarin polisi masih belum mendapat keterangan dari korban. "Masih dirawat intensif, jadi kami menunggu hingga korban bisa dimintai keterangan," jelasnya.

Lulusan Akpol 1999 itu menuturkan polisi kini memburu pelaku yang diketahui bernama Aang. Dia mengakui masih kesulitan mengidentifikasi pelarian pelaku. Sebab, dari saksi mata di lapangan, diketahui pelaku hanya mengendari motor Scoopy tanpa nopol yang jelas. "Nanti kita coba koordinasikan dengan Pemerintah Kota, terkait CCTV di sekitar lokasi. Semoga besok sudah ada kejelasan identitas pelaku," harapnya.zain