Curi Tas di Cafe, Pemuda ini Nyonyor Dimassa

SURABAYA (Realita) - Pemuda yang satu ini benar-benar nekat. Meskipun dalam keadaan yang ramai, ia pun tetap melakukan aksi kejahatan. Di dalam cafe Joker, jalan Pahlawan no.43, Surabaya dirinya nekat mencuri tas milik Anggi, seorang pelayan yang bekerja di cafe tersebut.

Akibatnya, dia pun harus merasakan puluhan bogem mentah dari warga atau pengunjung yang mengetahui aksinya. Peristiwa ini sendiri terjadi pada Minggu (18/12/2016) sekitar pukul 02.00 Wib. Ceritanya, pemuda bernama Fausan (20) asal kampung Blandong Pancetan, Kec Tanah Merah, Kab Bangkalan ini sedang main-main ke cafe itu.

Dia yang seorang diri, dini hari itu langsung masuk ke cafe tersebut bermaksud untuk mencuri. Dia lantas duduk dan memesan minum. Dia juga memesan makanan. Sambil menikmati makanan dan minuman, dia juga melihat-melihat sasaran yang akan dicurinya.

Tak lama berselang, sasaran dia datang. Seorang pelayan perempuan tiba-tiba menaruh tasnya di atas meja kasir. Fausan lantas mulai beraksi. Dia lalu menghampiri tempat kasir, berpura-pura untuk membayar. Namun, hal itu hanyalah sebuah triknya. Sebab, niatnya adalah untuk mengambil tas tersebut.

Secepat kilat tangannya langsung mengambil tas di atas meja itu. Dia langsung kabur. Namun, aksi itu ternyata diketahui oleh teman Anggi, yakni Essa. Teriakan sekencang-kencangnya dikeluarkan dari mulut keduanya. Maling..maling..maling!!. Semua pengunjung mendengar, lantas mengejarnya.

"Belum sampai lolos, pelaku akhirnya dimassa oleh para pengunjung didepan pintu cafe tersebut. Pelaku pun akhirnya babak belur," sebut Kapolsek Bubutan AKP Dies Ferra, didampingi Kanitreskrim AKP Budi Waluyo, Senin (19/12/2016).

Dari sanalah, beruntung Unit Reskrim Polsek Bubutan yang tengah berpatroli mengetahui kejadian itu. Petugas lantas segera mengamankan dan mengevakuasi pelaku dari amuk massa. Kemudian pelaku lalu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum.

"Saat berhasil kami amankan pelaku, langsung kami bawa ke rumah sakit terdekat untuk keperluan visum. Sebab, luka pada wajah pelaku cukup serius. Dan hingga saat ini, kasusnya masih kami akan kembangkan. Kami juga akan periksa saksi-saksi dan melihat rekaman cctv yang ada dilokasi," pungkas Polwan asli Surabaya ini. Sementara untuk barang bukti yang berhasil diamankan, yakni sebuah tas warna merah berisi dompet, kosmetik dan uang senilai Rp100 ribu.zain