Di Banyuwangi, Klub Malam-Panti Pijat Dilarang Buka

BANYUWANGI (Realita) “ Pemkab Banyuwangi secara resmi melarang pendirian tempat hiburan kelab malam, diskotek, dan panti pijat. Pelarangan ini tertuang di Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Usaha Tempat Hiburan yang baru disahkan. Upaya ini mengantisipasi peredaran narkoba, perdagangan manusia, dan penyebaran HIV/AIDS.

Mengutip data intelijen kepolisian setempat, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas,

mengatakan tempat karaoke menjadi salah satu simpul peredaran narkoba dan

perdagangan manusia di Banyuwangi. Dia juga mendapat keluhan dari sejumlah warga

melalui Twitter yang resah akan keberadaan sejumlah radio "gelap" di beberapa

kecamatan yang difungsikan sebagai tempat karaoke yang berpotensi menjadi sarana

peredaran narkoba.

"Tempat karaoke yang sudah beroperasi harus mengubah konsepnya dan menegaskan diri

menjadi karaoke keluarga. Jadi yang kita larang bukan aktivitas bernyanyi. Yang kita

atur adalah konsepnya. Kalau bukan karaoke keluarga dengan tempat yang terang dan

terbuka, tidak kami izinkan," ujar Anas di Banyuwangi, Rabu (20/8).