Di Kubangan Inilah, 6 Santri Tewas Tenggelam!

GRESIK (Realita)- Kubangan bekas tambang kapur di Gresik kembali memakan korban jiwa. Kali ini, sebanyak 6 santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar tewas tenggelam di bekas galian tambang kapur, Kamis (18/5).
Peristiwa memilukan yang menggegerkan warga kota santri Gresik ini bermula saat ratusan santri kelas IX-C MTs Mambaus Sholihin melaksanakan kegiatan outbond di lokasi bekas galian tambang kapur di desa setempat. Kegiatan tersebut digelar untuk memperkenalkan para siswa dengan kondisi alam sekitar.
"Sayangnya, meski sudah dilarang, ternyata ada sejumlah santri yang nekat bermain di kubangan air bekas galian tambang kapur sedalam 2 meter. Akibatnya, sebanyak 6 santri tewas tenggelam di dalam kubangan tersebut," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik di lokasi kejadian.
Sementara Camat Manyar, Abdul Hakam, membenarkan bahwa korban meninggal akibat tenggelam di bekas galian kapur. “Semua korban sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik dan RS Satelit GKB,” terang Camat Hakam sembari menandaskan jika Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang juga langsung turun ke lokasi menginstruksikan untuk menutup lokasi galian tambang batu kapur tersebut.
Berikut nama keenam santri yang tewas tersebut.
1. Saifuddin Zuhri Subagiyo, Alamat Desa  Nglanjuk Kecamatan Cepu Mblora, Jawa Tengah.
2. Sholahuddin Achmad, Alamat Desa Gebang Putih Kecamatan Sukolilo Surabaya
3. M. Royi Amanullah Rusydi Subagiyo, Alamat Desa Jemur Wonosari Surabaya
4. Ahmad Syaf’i, Alamat Desa Moro Pelang Kecamatan Babat Lamongan
5. Ahmad Rohman Nafis, Alamat Desa Moro Krembangan Kecamatan Krembangan Surabaya
6. Yosar muhammad Ardiyansyah Putra Nafi, Alamat Desa Petiken Kecamatan Driyorejo Gresik. dik