Dibully Soal KPK, Mega : KPK Yang Buat Saya Lho

JAKARTA (Realita) - Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri ternyata menyadari kerap menjadi korban bully di media sosial. Fakta itu diungkapkannya saat pidato sebagai keynote speaker bedah buku 'Revolusi Pancasila'.

"Saya ini naik turun, naik turun, kemarin-kemarin di-bully, terus kemarin diangkat," kata Mega di JCC Senayan, Selasa (27/10/2015).Ketua Umum PDIP ini mengungkapkan, terakhir dirinya dipuji karena diberi gelar doktor di Korea Selatan. "Ya saya dapat gelar doktor tiga. Apalah arti gelar bagi saya tanpa pengabdian bagi bangsa," ujarnya.

Mega pun menceritakan pengalamannya saat diberi penghargaan di Korea Selatan.

Dubes RI Korea Selatan pun menyatakan, bahwa Korea Selatan sangat menghargai Mega. Salah satu contohnya, saat Mega disambut di Korea, Mega dijemput oleh mobil jenis mercy 600. Pihak Korea Selatan pun meminta izin untuk mengibarkan bendera merah putih. "Mercy 600 kayak apa ya, karena saya enggak ngerti mobil. Semua mobil bagus menurut saya. Saya mau nanya malu, tapi waktu saya lihat, itu mobil gede ya," ujarnya.

"Apa maksudnya, bukan untuk sombongkan diri. Aneh saya didalam negeri banyak yang bully saya kenapa ya, saya nanya adek-adek ini, biasalah itu, buat apa, ya kepentingan politik lah," tuturnya.

Mega juga mengingat saat dirinya diberitakan miring, karena dituduh menyarankan membubarkan KPK "Ngapain saya di bully soal KPK. KPK itu saya yang buat lho," tandasnya