Diduga Berijazah Palsu, Bupati HST Dilaporkan ke Mabes Polri

JAKARTA (Realita) “ Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan, Abdul Latif, dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Ia diduga memiliki dua ijazah strata satu (S-1) bermasalah dan hanya memiliki 85 satuan kredit semester (SKS). Sesuai aturan, lulusan S-1 minimal memiliki 144 SKS.

Koordinator Forum Masyarakat Murakata Peduli Hukum Kalimantan Selatan, Subhan Saputra, ketika ditemui Realita.co, di Bareskrim Mabes Polri, Senin (21/11), membenarkan telah melaporkan Abdul Latif karena mempunyai ijazah yang diduga bermasalah.

“Ya sudah dilaporkan ke Dirtipidum Bareskrim Mabes Polri dengan nomor laporan TBL/160/III/2016. Abdul Latif dilaporkan dengan dugaan tindak pidana penggunaan ijazah palsu,” ujar Subhan Saputra.

Dengan pelaporan tersebut, Abdul Latif terancam terkena jeratan Pasal 263 KUHPidana dan Pasal 28 Ayat (7) UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dengan ancaman di atas lima tahun penjara.