Diduga Gelapkan Uang Rp 400 Juta, 2 Wanita Diamankan Polisi

SURABAYA (Realita) - Ambar R (42), warga Karangrejo Surabaya dan Heni S (42), asal Manukan Lor Surabaya harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, kedua wanita ini diduga menggelapkan uang toko material bangunan tempatnya bekerja senilai Rp 400 juta. Kedua wanita itu kini mendekam disel Polrestabes Surabaya guna penyelidikan lebih lanjut.

Aksi ini bermula saat kedua pelaku bekerja di UD Tri Tunggal Jaya Jalan Raya Darmo Permai Surabaya. Sejumlah tagihan dari pemesan barang yang diterima kedua pelaku tidak disetorkan ke toko, tetapi dipakai untuk kepentingan pribadi.

Jengkel atas perbuatan kedua tersangka, Titus Triono pemilik toko melaporkannya ke Polrestabes Surabaya. "Ini penggelapan dalam jabatan. Uang yang seharusnya diserahkan ke toko, ternyata dipakai sendiri," sebut Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi, Kamis (27/10/2016).

Dua tersangka diketahui melakukan penggelapan uang milik toko sejak Januari sampai Agustus 2016. Modus yang digunakan, uang yang seharusnya disetorkan ke UD Tunggal Jaya, ternyata tidak diserahkan oleh tersangka. Nilanya mencapai lebih dari Rp 400 juta.

Padahal, uang dari pemesan material bangunan, seperti semen dan bahan bangunan lain sudah diserahkan ke dua wanita itu. "Kami sudah mengamankan tersangka. Kami terus melakukan penyidikan kasus ini," kata Agung.

Saat diperiksa oleh penyidik, tersangka mengaku melakukan penggelapan uang milik tempat kerja, lantaran sedang membutuhkan uang banyak untuk keperluan rumah tangganya. Kini kedua tersangka diancam dengan pasal 374 dan 372 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.zain