Dikabarkan Meninggal, Muhammad Ali Masih Bernafas

JAKARTA (Realita) - Maestro tinju legendaris Muhammad Ali jatuh sakit parah, dan dikabarkan meninggal dunia. Ali menjalani perawatan di rumah sakit akibat gangguan pernapasan. Namun, sumber NBC mengatakan kondisi Ali semakin memburuk.

Kabar tersebut kemudian dibantah dengan munculnya foto selfie Ali. Mantan juara dunia tinju kelas berat berusia 74 tahun itu dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (2/6/2016) malam atau Jumat dini hari WIB.

Pada Jumat (3/6/2016), keluarga Ali, termasuk putrinya yang juga petinju, Laila, telah berkumpul di rumah sakit.

"Prioritas utama Laila saat ini adalah kesembuhan sang ayah," ujar juru bicara Laila kepada NBC.

Dukungan untuk kesembuhan Ali pun datang dari segala penjuru dunia. Di media sosial, netizen ramai-ramai berharap kesembuhan juara dunia tinju pada 1964, 1974, dan 1978 itu.

Sejumlah kolega Ali dari dunia tinju juga menunjukkan empati dan berharap kesembuhannya. Di antara mereka adalah Sugar Ray Leonard dan Frank Bruno.

"Doa dan harapan untuk idola saya, teman, dan dia yang terbaik, Muhammad Ali," ucap mantan petinju Amerika Serikat, Sugar Ray Leonard.

"Sangat sedih mendengar kabar Ali dalam kondisi buruk di rumah sakit. Semoga dia segera disembuhkan," tulis Bruno, mantan petinju kelas berat Inggris.

Usai mundur dari gelanggang tinju pada 1981, Ali diketahui mengidap parkinson sejak 1984. Pada Desember 2014, dia juga sempat dilarikan ke rumah sakit karena permasalahan pada saluran urine.

Akan tetapi, seperti diberitakan AP pada Jumat kemarin, kondisi Ali saat ini diberitakan lebih buruk dibandingkan saat terakhir kali dirawat di rumah sakit. Namun, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait kondisi Ali.