Diobrak Aparat, Karaoke dan Lokalisasi Sepi Pengunjung

MOJOKERTO (Realita) - Detasemen Polisi Militer (Denpom) 5/2 Mojokerto, terus melakukan operasi penegakan dan penertiban (Gaktib) ke sejumlah tempat hiburan karaoke dan lokalisasi, Jumat (20/03/2015) dini hari. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan keresahan masyarakat.

Operasi dengan sandi 'Waspada Wira Clurit 2015' ini melibatkan aparat gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Kabupaten dan Kota Mojokerto ini. Aparat gabungan menyisir sejumlah tempat hiburan karaoke. Di antaranya Graha Poppy Pub dan Karaoke, di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sinta Cafe di Jalan Raya By Pass Jampirogo, Sooko serta Sunpalace Hotel dan Karaoke di Trowulan.

Selain lokasi hiburan karaoke, petugas juga menyisir lokalisasi Balong Cangkring, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Sementara dalam operasi Gaktib itu, Denpom mengerahkan sebanyak 70 petugas gabung.

Pantauan Realita di sejumlah lokasi sasaran operasi, petugas tak menemukan satupun anggota TNI AD yang berada di tempat hiburan maupun di lokalisasi. Petugas hanya memeriksa kartu identitas pengunjung. Seperti yang dilakukan Sunpalace Hotel dan Karaoke, petugas hanya melihat tiga pemuda sedang asyik karaoke di satu room.

Anehnya, dari 24 room yang ada di Sunpalace, hanya satu room yang tampak digunakan pengunjung. Sedangkan lainnya kosong dan kondisi pintu terbuka. "Di sini memang ada 24 room, tapi sekarang sudah sepi," kata salah satu waiters Sunpalace yang menolak namanya dipublikasikan.

Hal yang sama juga terjadi, di Sinta Cafe. Di sini, petugas hanya menemukan 3 orang laki-laki dan dua purel. Padahal saat hari-hari sebelumnya, Sinta Cafe selalu dipenuhi pengunjung. "Mohon maaf bapak, bisa ditunjukkan kartu identitasnya," kata salah satu anggota Denpom.