DPRD Kota Madiun Gelar Paripurna P-APBD

MADIUN (Realita) - DPRD Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna penyampaian nota keuangan Walikota Madiun atas Raperda tentang perubahan APBD tahun 2016, Senin (25/7/2016) kemarin.

Dalam APBD perubahan ini, jumlah pendapatan diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar Rp. 71,103 miliar dari sebelum perubahan Rp. 1,037 triliun menjadi sebesar Rp. 1,108 triliun. "Rencana perubahan pendapatan berasal dari beberapa jenis pendapatan. Diantaranya dari PAD direncanakan mengalami kenaikan Rp. 18,319 miliar dari sebelum perubahan Rp. 132,435 miliar menjadi Rp. 150,755 miliar,"kata Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto.

Dana perimbangan, lanjut Sugeng, direncanakan mengalami kenaikan sebesar Rp. 183,595 miliar dari rencana sebelum perubahan Rp. 671,272 miliar menjadi Rp. 854,867 miliar. Dan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan mengalami penurunan Rp. 130,812 miliar dari jumlah sebelumnya Rp. 234,097 miliar.

"Postur P-APBD rencana anggaran pendapatan daerah Rp. 1,108 triliun, rencana belanja daerah Rp. 1,433 triliun, rencana defisit anggaran Rp. 324,135 miliar dan rencana anggaran pembiayaan netto Rp. 324,135 miliar,"ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun Istono usai memimpin rapat Paripurna mengatakan, setelah ini akan ada pembahasan antara masing-masing komisi dengan SKPD terkait. Setelah mendapat hasil dari pembahasan, akan disampaikan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Setelah ini akan dilanjutkan dengan pembahasan di komisi bersama mitra kerja masing-masing. Kami berharap pembahasan ini tidak berlarut-larut, sehingga Raperda P-APBD ini bisa ditetapkan tepat waktu,"harapnya. paw