Gelapkan 20 Mobil Rental, 2 Pria ini Diringkus

SURABAYA (Realita) - Rendra (31) seorang service komputer asal Jambangan dan Helmi (30) seorang pengusaha besi tua asal Kemayoran, Surabaya ini akhirnya meringkuk di sel tahanan Mapolrestabes Surabaya. Sebab, keduanya telah melakukan penggelapan dan penipuan.yang terjadi kepada lima pengusaha rental yang ada di jalan Jambangan, Manukan, Sepanjang Sidoarjo, Bendul Merisi dan jalan Gajah Mada Waru.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga menjelaskan, tersangka ini berhasil ditengkap berkat laporan ke lima pengusaha mobil rental tersebut. Mereka melaporkan kejadian yang telah menimpanya kepada Polrestabes Surabaya dan langsung ditindak lanjuti oleh Unit Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Para korban menceritakan dan menjelaskan kalau dirinya sedang di tipu. Sebab, mobil miliknya telah di bawa kabur oleh seorang yang bernama NR alias Rendra. Korban sendiri juga mengatakan, kalau tersangka Rendra telah menipu. Sebab, mobil yang tersangka sewa ke korban sampai melebihi batas waktu belum juga di kembalikan," ujarnya, Rabu (3/11/2016).

Shinto menambahkan, untuk modus tersangka NR alias Rendra, yakni menyewa beberapa unit kendaraan R4 kepada para korban. Tetapi, setelah jatuh tempo, kendaraan tersebut tidak dikembalikan kepada para korban. Namun tersangka malah menggadaikan kendaraan tersebut kepada seorang tersangka HB alias Helmi sebesar Rp 15 juta per unit.

"Selanjutnya oleh tersngka HB alias Helmi, mobil tersebut di dipindahkan tangan (oper) lagi ke seorang berinisial AS yang kini buron dengan harga sekitar Rp 40 juta per unit," jelasnya.

Kejadian tersebut berawal di bulan Maret hingga akhir Oktober 2016 lalu. Selama ini, jaringan tersangka NR alias Rendra berhasil menggelapkan 20 unit mobil berbagai jenis dan merk dari lima pengusaha rental mobil tersebut.

Adapun barang bukti yang berhasil disita oleh Satreskrim polrestabes Surabaya yakni di antaranya, 5 unit mobil Daihatsu Xenia, 7 unit mobil Toyota Avanza, 1 Daihatsu Siegra, 2 unit Honda Brio, 1 unit Toyota Yaris, 1 unit Innova dan 1 unit Honda Mobilio. "Atas perbuatan kedua tersangka, akan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara," pungkas AKBP Shinto.zain