Gelar Pekan Budaya, KNPI Peduli Malang

MALANG (Realita)- DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) gelar pekan budaya yang akan menampilkan kembali hiburan rakyat tempo dulu yakni layar tancap. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap budaya dan sejarah Malang dan sebagai bentuk meperingati Hari Jadi Kota Malang yang ke-103 beberapa lalu. Hal itu seperti diungkapkan oleh Ketua Pelaksana, Surya Megawati. Jum'at (21/04)
"Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian para pemuda di Kota Malang. Terutama dalam melestarikan budaya dan harus paham sejarah Malang. Untuk itu kita mengambil tajuk pemuda sadar budaya," katanya.
Surya Megawati juga menjelaskan, bahwasannya acara pekan budaya tersebut, tidak hanya menampilkan layar tancap atau yang sering disebut bioskop misbar (gerimis bubar), namun juga bakal ada sarasehan dengan pemateri yang kompeten dibidangnya, yakni Ir. Budi Fathoni yang merupakan dosen tata kota, M. Dwi Cahyono, M. Hum , ahli dalam bidang arkeolog. Dr.Reza Hudiyanto,M.Hum Dosen Jurusan Sejarah. Selain itu, terkait sejarah bioskop Kota Malang akan dinarasumberi oleh pelopor bioskop misbar, Hariadi.
" Tentu tidak hanya hiburan saja atau nostalgia saja. Namun ada nilai edukasinya yang sangat bermanfaat,"jelas Surya Megawati, atau yang akrab disapa Mey.
Sementara itu, Ketua KNPI Kota Malang, Hutama Budi Hindrarta mengharapkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan sesekali, namun harus dilakukan secara berkelanjutan.
" Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh pemuda dan didukung oleh pemuda-pemuda Kota Malang serta dibantu oleh banyak pihak.Tentu ini aebagai bentuk bahwa KNPI bersinergi dengan semua kalangan untuk mensukseskan Kota Malang sebagai kota pemuda," tandasnya.
Kegiatan dengan tajuk Pemuda Sadar Budaya, Refleksi Malang Lawas ini akan diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 30 April 2017 mendatang. Acara yang juga menyajikan pentas nusantara tarian daerah ini akan diadakan di Indonesia Old Movie Museum yang berada dijalan Sukarno Hatta no. 45. Perlu diketahui, bahwa acara tersebut tidak akan memungut biaya alias gratis.mal