Gus Ipul Kampanyekan #Jatimadem

SURABAYA (Realita)- Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf meminta agar netizen memasang tagar Jatim adem (#JatimAdem) di twitter. Tanda itu untuk menunjukkan bahwa situasi Jawa Timur tetap kondusif.

“Saya mengimbau pada seluruh pengguna medsos khususnya di Jatim, untuk mengkampanyekan hasthag atau tagar #jatimadem di setiap postingan di media sosial baik itu facebook, twitter, maupun instagram,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Surabaya, Kamis (17/5).

Dia menghimbau agar warga Jawa Timur memelihara kerukunan dan tidak terprovokasi dengan isu SARA yang mengancam persatuan dan kesatuan NKRI. Dengan #jatimadem, maka setiap pembaca postingan tersebut bisa menahan diri untuk memposting kalimat, foto maupun video yang bernada menghujat.

“Dengan tagar #jatimadem inipula, saya mengajak semua pengguna medsos untuk Tand mposting segala sesuatu yang menyejukkan, demi keutuhan bersama yang ujung-ujungnya menjaga Jatim tetap Adem,” tambahnya.     Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama seluruh unsur Forum Pimpinan Daerah Jatim siap menindak tegas siapapun yang mencoba memecahbelah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat konferensi pers dengan didampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Machmud Drs Machmud Arifin, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko MDA, serta Kajati Jatim, Maruli Hutagalung di halaman Hotel Utami Juanda, Selasa (17/5).

Pakde Karwo menegaskan, dirinya beserta seluruh unsur Forpimda Jatim telah menyatakan sikap sekaligus menindaklanjuti perintah Presiden RI, Jokwo Widodo untuk menindak tegas siapapun yang akan memecahbelah persatuan dan kesatuan NKRI.

Terdapat lima sikap yang diambil oleh Forpimda Jatim, yakni pertama, tidak ragu-ragu untuk menindak tegas segala bentuk ucapan dan tindakan yang mengganggu persatuan dan persaudaraan, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, serta yang tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.pras