Gus Ipul: Mayoritas Lapas di Jatim Overload

SURABAYA (Realita)- Data dari Kementerian Hukum dan HAM menunjukkan mayoritas lembaga pemasyarakatan (Lapas) maupun rumah tahanan (Rutan) mengalami overload atau kelebihan kapasitas.

"Dari catatan Kemenkumham, saat ini ada 200 ribu warga binaan di seluruh Indonesia, dimana 20 ribu diantaranya berada di Lapas atau Rutan di Jawa Timur. Dari catatan yang ada juga diketahui jika 60 persen penghuni Lapas adalah dari kasus narkoba," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri Khataman Al-Quran dalam rangka memperingati Hari Bhakti Kemasyarakatan ke-53 di Lapas Medaeng, Sidoarjo, Kamis (20/4).

Gus Ipul mencontohkan di Rutan Medaeng saat ini dihuni sekitar 2.000 warga binaan. Padahal kapasitas Rutan Medaeng hanya 500 orang saja.

Terkait hal ini Kemenkumham juga berencana untuk segera membangun Rutan atau Lapas baru. Namun membangun Rutan atau Lapas bukanlah perkara mudah.

Untuk pembangunan, Pemerintah daerah nantinya akan mencarikan lahan sedangkan proses pembangunan akan dilakukan oleh Kemenkumham. "Lapas itu jangan bagus-bagus nanti penghuninya malah kerasan. Tapi juga jangan jelek karena melanggar HAM," kata Gus Ipul.

Sementara itu dalam kesempatan ini Gus Ipul juga mendukung upaya Lapas yang memperbanyak kegiatan keagamaan seperti khataman Al Quran yang saat ini digelar

"Bagi yang beragama Islam memang bagus diperbanyak membaca dan memahami Alquran karena bisa jadi penolong untuk hidup lebih baik. Banyak contoh sahabat yang awalnya ndak karu-karuan, akhirnya bsa jadi bagus," kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga berpesan agar seluruh warga binaan bisa keluar dari Lapas dan mengkampanyekan ke tengah masyarakat untuk bisa hidup lebih baik. "Karena di dalam Lapas itu tidak enak, ini harus dikampanyekan sehingga bisa mengurangi kejahatan," kata Gus Ipul.pras