Hampir 8 Jam, KPK Geledah Gedung DPRD Kota Malang

MALANG (Realita)-  Setelah mengeledah Balaikota Malang, beserta beberapa kantor Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD), kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malang. KPK  mencari beberapa data atas ditetapkannya tersangka Ketua Dewan terlibat kasus dugaan penerimaan gratifikasi dalam pembahasan APBD 2015/2016.
Hampir 8 jam, mulai jam 10.00 WIB sampai dengan 17. 35 WIB tim penyidik KPK beranggotakan puluhan menggeledah seluruh ruangan yang ada di Gedung Dewan. Di ntaranya 8 ruangan fraksi, 4 ruangan komisi beserta ruangan pimpinan DPRD.  "Semua ruangan digeledah, termasuk semua ruangan pimpinan," ujar Bambang Suharijadi selaku Sekertaris DPRD Kota Malang, ketika proses penggeledahan telah usai di hadapan seluruh awak media, Kamis (10/08).
Lalu apa sajakah yang diminta oleh KPK, Bambang mejawab risalah APBD 2016. " Tidak ada permintaan khusus, cuma yang diminta risalah APBD tahun 2015/2016," ungkapnya.

Dalam pantauan Realita.co, terlihat KPK juga memeriksa mobil CRV dinas dengan nomer plat N 983 BB milik Suprapto, Ketua Komisi C DPRD.
Seusai pemeriksaan, KPK keluar meninggalkan gedung dewan dengan membawa berkas kurang kebih 7 Koper berwarna merah dan hitam, yang  diangkut dengan menggunakan 11 mobil. mal