Hidayat Nur Wahid Sesalkan Berita Media Asing

JAKARTA (Realita) - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengapresiasi penyelenggara hingga petugas keamanan yang membuat Pilkada DKI bisa berjalan dengan aman dan tertib. Meski begitu, Hidayat menyesalkan pemberitaan-pemberitaan media Barat yang dianggapnya salah sasaran.
Menurut Hidayat, media Barat menyebut kemenangan pasangan Anis Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai kemenangan Islam radikal.

"Menurut mereka (media Barat) itu adalah kemenangan radikalis atas kaum modernis. Saya bilang itu media barat perlu belajar demokrasi dari Indonesia. Media barat perlu belajar komunikasi massa dari media Indonesia," kata Hidayat dalam keterangan tertulis MPR, Jumat (21/4/2017).
Padahal, lanjut Hidayat, seluruh media di Indonesia, termasuk media sekuler dan dikuasai bukan muslim pun, menyebut Pilkada berlangsung aman, damai, dan tertib.
"Media Indonesia mengatakan berlangsung dengan aman, tertib, dan damai, semuanya harus menerima, tapi malah media Barat malah ngaco. Saya bilang mereka harus belajar dari Indonesia, belajar demokrasi, belajar lagi tentang kode etik jurnalistik," tuturnya.


Meski media Barat mencibir Pilkada DKI Jakarta, tambah Hidayat, Pilkada DKI Jakarta memberikan harapan yang luar biasa bagi Indonesia. Di tengah keberagaman dan gejolak sebelum pemungutan suara, ternyata ketika hari H, Pilkada berlangsung aman, damai, dan tertib.
Hidayat menambahkan, banyak orang memperkirakan dan mengkhawatirkan Pilkada DKI akan rusuh, terjadi pengerahan massa, dan menimbulkan situasi chaos, ternyata kekhawatiran itu tidak terbuki.
Hidayat juga mengucapkan terima kasih kepada umat Islam yang membuktikan bukan sebagai kelompok radikal yang anarkis. Ini adalah peran ulama dan habaib yang menghadirkan Islam yang damai, tidak radikal dan tidak anarkis.
"Saya sampaikan terima kasih kepada umat Islam yang telah membuktikan bahwa mereka bukan kelompok radikal dan tak menghadirkan anarki," imbuhnya.det/ibn