HUT PKMBP, Wali Kota Mojokerto Launching Seragam Gratis

MOJOKERTO (Realita) - Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus resmi melaunching pemberian bantuan seragam sekolah gratis Jumat (28/10) malam. Launching bertepatan dengan acara gelar seni dan anugerah prestasi hari ulang tahun Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP) ke-8 tahun 2016.

Bertempat di Astoria Convention Hall launching ini ditandai dengan pemberian seragam gratis secara simbolis kepada perwakilan masing-masing siswa baru jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta se-Kota Mojokerto.

"Sebagian orang telah menyindir bahwa pemberian seragam gratis ini dianggap sebagai angin surga. Saya memang menebarkan angin surga yang membawa kesejukan dan menggembirakan. Kita tidak janji-janji tapi bukti," seru Mas'ud Yunus saat menyampaikan sambutan.

Bukti tersebut terealisasi dengan berlangsungnya program seragam gratis di Kota Mojokerto. "Saya target pada tanggal 26 November distribusi seragam gratis ini sudah ditangan anak-anakku semua," tutur Wali Kota disambut gembira seluruh hadirin.

Wali Kota pada malam itu juga memberikan apresiasi kepada guru-guru berprestasi, sekolah-sekolah berprestasi dan anak-anak yang memperoleh prestasi. Antara lain seluruh siswa-siswi yang memperoleh juara 1 tingkat kota sebanyak 169 kejuaraan, juara tingkat provinsi 10 kejuaraan dan juara tingkat nasional sebanyak 6 kejuaraan. Tingkat Nasional di jenjang SMP atas nama Hanif Muhammad Jauhari memperoleh medali emas olimpiade sains nasional selanjutnya akan mengikuti olimpiade tingkat dunia.

Perwali nomor 17 tahun 2009 tentang program Kota Mojokerto berlingkungan pendidikan dengan sub-program yaitu keluarga berlingkungan pendidikan, masyarakat berlingkungan pendidikan dan sekolah berlingkungan pendidikan. Dengan kegiatan PKMBP terbukti prestasi akademik maupun nonakademik semakin meningkat di semua jenjang pendidikan, baik tingkat provinsi maupun nasional.

"Diharapkan dengan kegiatan ini akan memberikan dorongan untuk lebih memotivasi sekaligus dorongan untuk berkreasi bagi anak-anak didik kita, guru dan pengelola lembaga pendidikan yang punya prestasi di Kota Mojokerto," jelas Wali Kota.

Masalah lingkungan pendidikan ini, lanjut Wali Kota, sangat strategis di dalam menentukan arah pendidikan. “Sebaik apapun sarana prasarana pendidikan kita siapkan, seprofesional apapun guru-guru kita siapkan apabila lingkungan yang ada di sekitar anak-anak tidak kita tata dan tidak kita sesuaikan dengan tujuan masa depan pendidikan anak-anak maka jangan harap pendidikan itu akan mencapai hasil yang optimal sebagai mana yang kita cita-citakan bersama,” lanjutnya. kha/ujek