Jangan Lengah, Nyonya Tua!

BARCELONA (Realita)- Mimpi Juventus untuk mengangkat trofi Liga Champions musim ini terbilang sudah menemui titik terang. Signora Omicidi hanya perlu mempertahankan keunggulan mereka saat bertandang ke markas Barcelona pada leg kedua perempat final Liga Champions di Camp Nou, Kamis (20/4) dini hari WIB.

Meski unggul defisit tiga gol tak membuat pasukan Massimiliano Allegri cepat puas. Mengingat, Blaugrana kerap bisa menghadirkan keajaiban di markasnya sendiri.

La Fidanzata d'Italia sudah meletakan satu kaki mereka di babak semifinal mengingat pada putaran pertama yang digelar di Turin, Paulo Dybala dkk sukses mempercundangi Loz Azulgrana dengan skor telak 3-0, pekan lalu. Hasil tersebut tentu membuat rasa percaya diri pendukung Juventus sangat besar menatap laga nanti.

Sementara, kunjungan Bianconeri ke Camp Nou merupakan lawatan pertama mereka dalam 14 tahun terakhir. Terakhir kali mereka menyambangi markas Barca pada babak perempat final Liga Champions musim 2002/2003 silam. Pada saat itu, Si Nyonya Tua sukses lolos ke semifinal setelah mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Oleh karenanya mereka menargetkan untuk mengulang kenangan manis di depan publik Katalan.

Meski demikian, bukan berarti Juventus bisa bermain santai. Pasalnya, sejak Oktober 2016 lalu, Barcelona belum pernah terkalahkan saat bermain di kandangnya sendiri. Terlebih satu catatan gemilang telah mereka ukir saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG). Secara mengejutkan Barca berhasil membalikan keadaan menjadi 6-1 pada leg kedua (Camp Nou) yang berakhir dengan agregat 6-5 bagi keunggulan Tim Katalan.

Adapun, kekalahan PSG seharusnya cukup menjadi pelajaran bagi Juventus untuk tidak menganggap remeh tuan rumah kendati mereka sudah unggul. Penyerang Juve, Gonzalo Higuain mengatakan kepada rekan setimnya untuk tetap waspada dan fokus saat melawat ke stadion berkapasitas 99.354 bangku penonton.

Dirinya beralasan Barcelona telah membuktikan ketangguhan mereka sebelumnya saat menyingkirkan wakil Prancis (PSG). Lionel Messi dkk dapat menghadirkan mukjizat di depan pendukung mereka. "Saya tidak tahu apakah 3-0 di Turin cukup untuk mengungguli mereka. Yang terpenting adalah kami harus bermain sama seperti pada leg pertama. Barcelona menunjukan mukjizat saat melawan PSG jadi kami harus berada di jalur tepat," kata pemain berjulu El Pipita dikutip Football Italia, Selasa (18/4).

Sebelumnya, pelatih Barcelona Luis Enrique mengeluarkan komentar kontroversial dengan menilai bahwa menghadapai Juventus jauh lebih mudah daripada saat mereka bertemu PSG pada babak 16 besar Liga Champions.

Kabar baik bagi kubu Juventus. Tim asuhan Massimiliano Allegri datang ke Katalan dengan kondisi tim bagus. Tercatat, hanya winger Marko Pjaca satu-satunya pemain Juve yang harus absen pada laga ini. Sedangkan, pahlawan kemenangan Juve Paulo Dybala yang mendapat cedera ringan pada akhir pekan lalu dikabarkan sudah pulih dari cedera dan siap diturunkan.

“Saya optimistis dia dapat turun dan kami akan lolos ke babak berikut," kata dia dikutip ESPN. Mengintip urusan formasi yang akan diterapkan Juventus dini hari nanti, La Zebrete kemungkinan besar masih memasang pola 4-2-3-1 dengan meletakan dua gelandang sayap, yakni Juan Cuardado serta Mario Mandzukic untuk membatasi pergerakan lini Sergi Roberto dan Ivan Rakitic.

Terdapat pergantian pemain pada tubuh Barcelona, Javier Mascherano yang mengalami cedera akan digantikan Sergio Busquets. Sedangkan nama-nama seperti Aleix Vidal, Rafinha, Arda Turan masih menepi akibat cedera.

Untuk urusan formasi pun Barca masih menerapkan pola 3-4-3 dengan mengandalkan permainan melebar. Overlap Sergi Roberto dan Rakitic bisa menjadi kunci permainan Los Cules. Dan pemegang empat gelar Ballon d'Or asal Argentina, Lionel Messi jelas masih menjadi sorotan bagi kubu lawan. Jeremy Mathieu yang tampil kurang di partai pertama masih dipercaya Enrique untuk mengisi pos belakang bersama Pique dan Samuel Umtiti.poli