Kejagung Bidik Tersangka Dugaan Korupsi PT Adhi Karya

JAKARTA (Realita)-Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) segera menetapkan tersangka dugaan korupsi penjualan tanah milik negara di Kalimalang Raya, Tambun, Bekasi oleh PT Adhi Karya (Persero) kepada pengusaha Hiu Kok Ming.
“Kasusnya sudah masuk tahap penyidikan umum,” kata JAM Pidsus Arminsyah saat dikonfirmasi mengenai perkembangan penyidikan kasus tersebut, di Jakarta, Kamis (11/01/2017).
Namun diakui, saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman kasus dengan memeriksa para saksi yang terkait.  "Kita lihatlah perkembangan penyidikannya, tunggu saja ya," kata Armin menambahkan.
Sebelumnya, Kejagung telah memeriksa 18 saksi untuk membongkar penjualan tanah milik negara itu seluas 4,8 hektar di Jalan Kalimalang Raya, Kelurahan Lembangsari, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.  Pada Senin (9/1) lalu, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Di antaranya saksi Jawanih pekerjaan sebagai office boy, Ari Budiman pekerjaan sebagai bagian administrasi Keuangan dan Ari pekerjaan sebagai pegawai PT Adhi Karya.
Dalam pemeriksaan itu, saksi Jawanih menerangkan bahwa yang bersangkutan pernah dipinjam KTP-nya oleh Giri untuk membuat ATM Ari Budiman menerangkan bahwa Saksi pernah menjual tanah kepada  Imam dengan harga Rp 30.000.000.
Kemudian saksi Ari  mengaku pernah menerima uang saku dari  Giri pada tahun 2010, namun ia upa untuk apa uang tersebut digunakan apakah untuk pembangunan mushala atau rumah. hrd