Kemenag Tetap Kawal Aduan Guru MI Swasta

MOJOKERTO (Realita) -Tak lama setelah didatangi puluhan guru mapel umum di MI Swasta dan Negeri, Kemenang Kabupaten Mojokerto akhirnya merespon tuntutan mereka. Kemenang berjanji, tetap memperjuangkan hak TPP guru hingga ke Kanwil Kemenag Jatim.

Sahid, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, menegaskan pihaknya memahami bahwa guru-guru mapel umum di MI ini meminta hak-haknya selama dua tahun. "Namanya hak ya harus tetap diperjuangkan. Kami tetap mengawal hal ini," katanya dihadapan guru, di Mushola Kemenang, Senin (21/11/2016).

Dirinya meminta para guru itu agar sabar karena akan menanyakan lebih dulu bagaimana aturan pencairan pada Kanwil Kemenag Jatim. "Kalau tak ada kendala, pada Sabtu (26/11) dan Minggu (27/11) saya mau bertemu dengan Kepala Kanwil Kemenag. Ini akan saya tanyakan," ujar dia.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan melihat isi aturan dan hambatannya, sehingga dana sulit dicairkan. Jika memang harus 'menabrak' aturan demi pemenuhan hak pada guru mapel umum, tentu akan dilakukan. Tapi itu dengan syarat, daerah lain juga melakukan seperti itu. "Saya akan menghubungi 10 daerah lain, apakah mereka juga mencairkan dana TPP. Kalau mereka juga mencairkan, kami janji juga akan mencairkan dananya," ucapnya.

Namun demikian, jika dana itu bisa dicairkan sesuai aturan teknis yang ada, maka Kemenag tak berlama-lama menahan uang itu. Kemenag akan segera membayar tunggakan pada guru mapel umum di MI itu. "Ya buat apa dipersulit kalau memang aturannya bisa. Kami akan terus mengawal ini," pungkasnya. ujek