Kendalikan Harga Sembako, Polres Sidak Pasar Legi

MOJOKERTO (Realita) - Sat Binmas Polres Mojokerto gelar inspeksi mendadak (sidak) harga pangan di Pasar Legi Mojosari, Senin (15/5/2017). Hal itu dilakukan untuk antisipasi melonjaknya harga sembako jelang bulan suci ramadhan Juni mendatang.
Dengan mengecek secara acak disejumlah lapak pedagang, Kasat Binmas Polres Mojokerto AKP Bambang Sujatmiko pun menanyakan langsung ke para penjual bahan pangan, mulai dari beras, ayam, sayur mayur dan ayam potong. Saat pengecekan berlangsung, petugas juga menghimbau kepada para pedagang untuk tidak memainkan harga pangan.
"Karena biasanya kenaikan harga bahan poko sering terjadi saat mendekati bulan suci ramadhan. Untuk itu, kami lakukan pengecekan guna mengantisipasi permainan harga," kata AKP Bambang Sujatmiko, Selasa (16/5/2017).
Pihaknya mengaku dari pengecekan itu tidak menemukan kenaikan harga bahan pokok yang signifikan. Sejumlah bahan pokok harganya masih stabil, namun ada beberapa jenis bahan pangan mulai naik diantaranya beras dan daging.
"Untuk sayur-mayur masih stabil bahkan ada penurunan harga yakni harga cabe. Pengecekan ini nantinya akan kami lakukan secara sustainible (berkelanjutan) dengan mengandeng instansi terkait. Yakni ke sejumlah pasar yang ada di wilayah hukum Polres Mojokerto, seperti Pasar Brangkal, Pasar Dinoyo dan Pasar Pohjejer," urainya.
Menurut Bambang, hukum negara Indonesia ini mempunyai beberapa instrumen hukum untuk mengejar para pelaku usaha, yang melakukan penyimpanan dan penimbunan tersebut "Instrumen hukum tersebut ialah undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan undang - undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan," pungkas dia.
Yuliatin penjual beras di Pasar Legi Mojosari mengaku sangat berterima kasih kepada Polres Mojokerto, telah memberikan himbauan kepada para pelaku usaha kecil di pasar tradisional ini. "Dengan ada pengecekan dan himbauan kami pedagang bisa mengerti tentang hukum, sehingga kegiatan menimbun barang sembako secara berlebihan tidak terjadi di Pasar Legi Mojosari," tukasnya. ujeck