Kepulangan Bonek dari Jakarta di Stasiun Pasar Turi, Kondusif

SURABAYA (Realita) - Akhirnya suporter bola Persebaya Surabaya 1927, yang melakukan aksi Gruduk Jakarta II, pulang dengan selamat. Kepulangan para bonek ini mendapat pengawalan ketat personil gabungan dari Sat Sabhara Polrestabes Surabaya, Satreskrim Polrestabes Surabaya dan jajaran dibantu Satpol PP kota Surabaya serta Sat Linmas kota Surabaya. Mereka tiba di Surabaya lewat Stasiun Pasar Turi pada Sabtu (12/11/2016) sekitar pukul 02.00 Wib, tadi.

Sekitar kurang lebih 150 orang Bonek Mania tiba di Stasiun Pasar Turi Surabaya menggunakan kereta api Express Kertajaya. Mereka yang turun dari kereta dengan wajah yang nampak lelah, langsung disambut oleh puluhan Bonek Mania dengan yel-yel lantang. Mereka juga diketahui sudah berdatangan untuk menunggu di Stasiun Pasar Turi sejak pukul 01.00 Wib. Diketahui pula, saat kedatangan suporter Persebaya Surabaya yang bertolak dari Jakarta itu, mereka juga diketahui saling memberikan pelukan sebagai simbol persaudaraan dan perjuangan atas tim kembanggaan mereka, yakni Persebaya Surabaya.

Seperti diketahui, aksi Geruduk Jakarta II ini menyusul terkait hasil rapat Kongres PSSI yang di nilai Suporter Persebaya Surabaya telah mendzolimi Persebaya Surabaya. Mereka menagih janji PSSI dan Menpora atas pengembalian hak-hak Persebaya Surabaya untuk dapat ikut dalam kompetisi Liga Indonesia Mendatang.

"Kami di dzolimi, dibujuki (Dibohongi,red) Mafia PSSI Jancok!!!," teriak kompak para Bonek Mania, di Stasiun Pasar Turi Surabaya, Sabtu (12/11/2016).

Sementara dalam rombongan yang datang ini, terlihat pentolan Bonek, Andi Peci dan Pak Poh Dadang yang turut ikut dalam aksi tersebut. Setelah itu, para Bonek Mania akhirnya pulang ke rumah masing-masing dan beberapa lainnya diangkut oleh truk milik Sat Linmas Kota Surabaya menuju Mess Wisma Persebaya di Karanggayam, Tambaksari Surabaya.zain