KPK Telusuri Aset hingga Rekening Wali Kota Madiun

MADIUN (Realita) “ Satu per satu aset milik tersangka Wailikota Madiun Bambang Irianto dikroscek oleh penyidik KPK. Diduga, ini untuk melihat seberapa besar peningkatan harta kekayaan Bambang Irianto sebelum menjadi Wali Kota Madiun sampai menjabat Wali Kota selama 2009-2014 dan 2014-2016.

Pantauan di Gedung Bhara Mahkota pada hari Jumat Kliwon (16/12/2016), sejumlah saksi diperiksa diantaranya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Agus Purwowidagdo, Kasubag Perangkat Daerah Bagian Pemerintahan Pipit Rahmawati, staf PDAM Rahajeng Elok, Bendahara PT. Cahaya Terang Satata (perusahaaan milik Wali Kota Madiun Bambang Irianto) Elok.

Selain itu, Sekda Maidi, Camat Kartoharjo Tjator Wahyudianto, Camat Manguharjo Hidayat, Camat Taman Doris Eko Prasetyo, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purwanto Anggoro alias Ipung dan mantan staf manajer proyek Pasar Besar Madiun (PBM) M Ali Fauzi.

“Ya terkait pekerjaan PBM. Terkait apa yang saya rasakan dan saya lakukan,”kata M Ali Fauzi usai menjalani pemeriksaan penyidik, Jumat (16/12/2016).

Sekda Kota Madiun Maidi datang menggunakan mobil dinas AE 8 BP dengan membawa map warna biru bertuliskan “Unit pengadaan barang/jasa”. Namun setelah 30 menit, ia keluar dan kembali lagi dengan membawa CD yang diduga berisi data-data kegiatan fisik dan non fisik Pemkot Madiun. Usai pemeriksaan, ia mengaku hanya diminta penyidik untuk memberikan data terkait kegiatan pengadaan barang dan jasa sejak tahun 2009 hingga 2016.

“Ya masalah pengadaan barang dan jasa. Terus masalah kegiatan 2009-2016,”akunya.

Sementara itu, tiga Camat di Kota Madiun mengaku dicerca sejumlah pertanyaan oleh penyidik yang mengarah pada aset pribadi milik Bambang Irianto di masing-masing wilayah kecamatan.

“Ditanya asetnya pak Wali. Yang saya ketahui di wilayah Kartoharjo kan ada dua, pom bensin di jalan Diponegoro Timur itu sama elpijinya di jalan Jawa. Waktu pengurusan ijin dua tempat itu, atas nama bu Wali (Lies Bambang Irianto,red),”kata Camat Kartoharjo Tjator Wahyudianto saat istirahat pemeriksaan hendak sholat Dhuhur.

Camat Taman Doris Eko Prasetyo juga mengakui, dicerca pertanyaan seputar aset milik Bambang Irianto yang ada di wilayah Kecamatan Taman. “Paling banyak ditanya masalah aset pak Wali yang ada di wilayah kami,”katanya.

Keluar Masuk Rekening Didalami Penyidik

Kasubag Perangkat Daerah Bagian Pemerintahan Pemkot Madiun Pipit Rahmawati dan staf PDAM Rahajeng Elok saat ini tengah diincar penyidik KPK. Diduga, dua perempuan berparas cantik ini diperiksa mengenai aliran dana yang masuk ke rekeningnya.

“Dua orang perempuan ini erat kaitannya dengan pak Wali maupun pak Agus Pur (Agus Purwowidagdo,red),” kata salah satu sumber di Pemkot Madiun yang enggan disebutkan namanya, Jumat (16/12/2016).

Dikonfirmasi masalah keterilibatan Pipit Rahmawati dan Rahajeng Elok tentang adanya dugaan aliran uang yang ditransfer dari rekening Walikota Madiun Bambang Irianto dan Agus Purwowidagdo ke dua orang wanita ini, Maidi mengaku belum mengetahui secara pasti informasi tersebut. “Saya belum tahu, karena belum saya konfirmasi,”jelasnya.paw