Mahasiswi Stikes Bhakti Husada yang Buang Bayi, Resmi Tersangka

MADIUN (Realita) ??“ Satreskrim Polres Madiun Kota akhirnya menetapkan Intan Ariani sebagai tersangka pembuangan bayi dibelakang asrama putri kampus Akademi Kebidanan (Akbid) Stikes Bhakti Husada Madiun. Selain tersangka, Polisi hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan terhadap ayah biologis bayi.

 “Saat ini sudah kita tetapkan tersangka. Terkait ayah biologisnya dari bayi akan kita periksa setelah pengembangan penyidikan kasus ini,”kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro, Selasa (10/1/2016).

 AKP Logos mengaku, hingga saat ini sudah memeriksa sekitar lima saksi dari pihak kampus maupun pihak keluarga tersangka. “Sampai saat ini belum ada perintah dari ayah biologis, jadi atas kemauan dia sendiri,”ujarnya.

 Diketahui, Intan Ariani (19) mahasiswi semester satu D3 kebidanan asal Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo tega membuang bayi diduga hasil hubungan gelap tersebut  ditempat sampah belakang kampus, (3/1/2016) lalu. Ia terancam dijerat dengan pasal 349 KUHP tentang pembunuhan yang dilakukan seorang ibu terhadap bayi dengan ancaman selama tujuh tahun penjara. paw