Manajemen Bhayangkara FC Tunggu Kepastian Hansamu Yama

SURABAYA (Realita) - Hansamu Yama Pranata, Bek Tim Nasional (Timnas) Indonesia, hampir dipastikan akan bergabung dengan Bhayangkara FC di kompetisi 2017 mendatang. Selain Yama, dua pemain Bali United, Made Wirahadi dan Alsan Sanda juga sudah dipastikan menjadi bagian dari tim.

Manajemen Bhayangkara FC memastikan bahwa para pemain yang saat ini menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, maupun yang sudah menjadi polisi aktif, mereka wajib dan harus membela Bhayangkara FC.

"Siswa itu termasuk Hansamu dan kawan-kawan. Semuanya dikumpulkan diberikan arahan. Mereka wajib untuk mendukung dan bermain di Bhayangkara sendiri," ungkap AKBP Sumardji, asisten manajer Bhayangkara FC, Rabu (28/12/2016).

Namun sayang, saat semua pemain yang masih berstatus siswa maupun polisi aktif berkumpul untuk diberi arahan di SPN Mojokerto pada Selasa (27/12/2016) kemarin, Yama tidak hadir tanpa ada penjelasan ke pihak manajemen. "Semuanya datang, baik yang siswa maupun polisi aktif. Termasuk yang dari Bali, Made Wirahadi dan Alsan Sanda kecuali Hansamu Yama," imbuhnya.

Ketidak hadiran Yama, sempat membuat manajemen kecewa. Namun, pria kelahiran Mojojerto 21 tahun lalu itu masih diberikan kesempatan untuk tetap menjadi bagian dari tim yang ber markas di Gelora Delta Sidoarjo. "Kita masih memberikan kesempatan pada Yama untuk bisa membela Bhayangkar FC. Sesuai perintah Kapolri, kita memberikan waktu satu minggu pada Yama untuk segera memberikan jawaban bergabung atau tidak," tegas Sumardji.

Jika ada kemungkinan buruk, tambah Sumardji, semisal Yama benar tidak bergabung dengan Bhayangkara FC, tetap harus mengikuti aturan yang ada. "Kalau memang kemungkinan buruk terjadi, tentunya Yama harus mematuhi aturan yang berlaku di tubuh Polri. Tidak semudah itu memutuskan keluar tanpa ada penjelasan," upungkasnya.ali