Masuk SD Kota Kediri, Bakal Pakai Sistem On Line

KEDIRI (Realita)- Memasuki tahun ajaran baru tahun 2017 ini, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri akan menerapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Sekolah Dasar (SD) di Kota Kediri  melalui sistem online. Saat ini Dinas Pendidikan masih menyusun petunjuk teknis pelaksanaan PPDB dengan sistem online bagi siswa sekolah dasar di Kota Kediri.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindik Kota Kediri, Cevy Ning Suyudi mengatakan, penerapan PPDB dengan sistim online ini adalah terobosan baru dari Pemerintah Kota Kediri setelah SMK dan SMA diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jatim. Dengan persetujuan Wali Kota Kediri, sekolah dasar di kota Kediri dalam PPDB tahun ini sudah bisa menerapkan sistim online.
“Saat ini kita masih menyusun juknis dan software,  setelah itu kita akan sosialisasikan, ” kata Cevy di sela launching rumah karya untuk anak jalanan di Kota Kediri kemarin.
Lebih lanjut Cevy menerangkan, dalam penerapan PPDB untuk SD dan SMP ini ada kriteria yang harus terpenuhi. Untuk siswa SD harus terpenuhi usia serta jarak rumah dengan sekolah yang dipilih. Sedangkan untuk SMP relatif cukup mudah dengan hanya menyertakan nilai hasil ujian. ”SMP mudah saja, hanya nilai ujian, dan untuk SD yang jelas orang tua yang akan mendaftarkan,” terangnya.
Di Kota Kediri, terdapat 114 SD, dan tidak semua ada loket pendaftaran dalam PPDB nanti. Kendati demikian siswa bisa mendaftar kesemua sekolah yang dipilih. “Ada beberapa titik untuk membuka loket pendaftaran, tidak semua sekolah membuka loket pendaftaran. Misalkan ada sekolah komplek cukup satu loket pendaftaran, namun bisa mendaftar ke semua SD di kota Kediri. Dan PPDB nanti gratis,”terangnya.
Terpisah  Wali Kota Kediri Abdulah Abu bakar sebelumnya berpesan,   dalam pengembangan pendidikan di Kota Kediri dilarang melakukan pungutan liar.  "Saya tegaskan di dunia pendidikan tidak boleh ada jual beli atau tarikan-tarikan. Tapi sumbangan atau sukarela boleh untuk memperbaiki dunia pendidikan." katanya.aka