Mendikbub Bantah Tunjangan Guru Disunat

JAKARTA (Realita) - Kabar pemotongan tunjangan untuk guru beredar setelah pemerintah menerapkan kebijakan untuk memotong Dana Alokasi Umum (DAU). Kabar tersebut dibantah oleh Mendikbud Muhadjir Effendy.

"Enggak ada dipotong itu. Itu namanya sisa penggunaan anggaran," kata Muhadjir saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).

Muhadjir mengatakan, yang dipotong adalah sisa penggunaan anggaran. Selama beberapa tahun, baru pada 2015 dilaporkan.

"Bukannya (anggaran) enggak efektif. Itu kan sekian tahun baru kemudian dilaporkan 2015 kemarin. Jadi karena sekian tahun, kelihatannya besar," katanya.

Muhadjir juga menjamin, pemotongan sisa penggunaan anggaran tak akan mengganggu kinerja dan kesejahteraan guru.

"Enggak, enggak (mengganggu). Wong itu juga enggak hilang kok. Itu akan dihitung untuk anggaran yang berikutnya," katanya.