MKP Pimpin Upacara Peringatan HUT Pemkab Mojokerto ke-723

MOJOKERTO (Realita) - Puncak perayaan Hari Jadi ke-723 Kabupaten Mojokerto Tahun 2016, ditandai dengan upacara di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Senin (9/5). Mengangkat tema ‘Ayo Kerja dengan Meningkatkan Kualitas Aparatur yang Bersih, Profesional, dan Peduli Kepada Masyarakat’, upacara ini dipimpin oleh Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, selaku Inspektur Upacara (Irup).

Upacara dibuka penampilan sendra tari kolosal yang menceritakan sejarah Raden Wijaya yang dinobatkan sebagai raja pertama Kerajaan Majapahit. Hari Jadi yang ditetapkan jatuh pada tanggal 9 Mei 1293, berakar dari sejarah penaklukan Pasukan Tar-Tar Cina oleh Raden Wijaya.

Ketua panitia acara sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Jazuli, dalam laporannya menjelaskan jika upacara hari jadi merupakan satu dari tiga pokok inti acara. "Kegiatan pokok Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723 adalah Rapat Paripurna Istimewa DPRD, upacara pada pagi hari ini, dan ziarah makam para bupati terdahulu," jelasnya.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD tahun 2016 yang digelar di Graha Wichesa pada Rabu (4/5), digelar guna penyatuan dan memperkuat formasi pemerintahan dalam membangun Kabupaten Mojokerto.

Ismail Pribadi selaku Ketua DPRD membuka rapat tersebut, diikuti pembacaan riwayat Hari Jadi yang dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD, Sopi’i, dan sambutan arahan oleh Bupati Mojokerto. Agenda rapat dihadiri juga Forkopimda, SKPD, dan Organisasi Masyarakat.

Akhmad Jazuli juga menerangkan jika beberapa acara tambahan turut menyemarakkan rangkaian hari jadi. Beberapa diantaranya kesenian Bantengan, tari Bedoyo Majapahit, Semaan Alquran yang diikuti 1200 orang hafidz-hafidzah, peresmian proyek-proyek penting yang dipusatkan di Kecamatan Gondang, Pemilihan Duta Wisata Gus dan Yuk, Pesta Rakyat di Terminal Pungging, Ngonthel Bareng Bumi Majapahit, Festival Perahu Majapahit, Festival Sego Jagung Sambel Wader, dan hiburan musik orkes melayu.

Bupati didampingi sang istri, Ikfina Mustofa Kamal Pasa, serta wakilnya Pungkasiadi yang juga ditemani istri, menyampaikan rasa syukur dalam sambutannya. Bupati berharap agar penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan, mampu meningkatkan kualitas pelayanan, taraf perekonomian, serta kesejahteraan rakyat.

"Menghadapi konstelasi sosial, politik, dan ekonomi skala lokal atau nasional termasuk diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), kita harus mampu menjawab tantangan dan masalah di masyarakat secara realistis dan operatif. Moment Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723, mari kita formulasikan langkah dan strategi pembangunan yang tepat dan menunjang kemajuan tata kelola pemerintahan daerah," ucap Bupati.

Keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang dimotori Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kian menebar atmosfer postif dan optimisme masyarakat. Bupati dalam tambahan sambutannya menitipkan harapan besar terutama kepada SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), agar bekerja lebih keras dan mengoptimalkan kinerja.

"Kita jadikan momentum Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723, sebagai moment untuk lebih memacu diri dan bersemangat dalam mengabdi dan membangun Kabupaten Mojokerto lebih baik," tutupnya.

Usai upacara, Bupati dan jajaran berziarah ke pusara 10 orang mantan Bupati Mojokerto di 4 lokasi, yaitu Makam Pekuncen, TMP Gajahmada, Makam Kertosuman, dan Makam Kromojayan. uje