Mokong, PT Asterindo Tak Pasang Papan Nama di Depan Pabrik!
BERITA TERKAIT

SURABAYA (Realita)- Dugaan mokongnya  pabrik plastik milik PT. Asterindo Plast di Jl. Raya No.1A, Tandes, Kota Surabaya, makin kentara. Meski sudah beroperasi puluhan tahun di wilayah Tandes, tapi perusahaan ini tak memasang plang nama di depan pabrik, seperti kebanyakan perusahaan.

Lebih parahnya lagi, keberadaan perusahaan tanpa papan nama ini sudah dikatahui Pemerintahan Kota (Pemkot) tapi anehnya hingga saat ini belum ada tindakan penertiban. Terbukti, perusahaan ini bisa mengundang Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Surabaya pada Selasa (10/1/2017) lalu. Seperti diketahui sebelumnya, pabrik ini memicu kemarahan warga sekitar karena proyek perluasan pabrik telah membuat pencemaran yang meresahkan warga. Mulai pencemaran suara, air hingga tembok rumah warga yang retak-retak.

 Padahal sesuai aturan, syarat utama mendirikan suatu usaha terutama perusahaan, yang memiliki investasi ratusan bahkan miliaran rupiah wajib memasang papan nama. Hal ini sudah diatur dalam  UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah.

Tak hanya tanpa papan nama, warga juga menuduh kalau proyek pembangunan pabrik yang sekarang sedang berlangsung, tanpa dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemkot Surabaya.

Herry, tokoh warga setempat menceritakan, PT Asterindo ini awalnya adalah home industry (industry rumahan). Dan sudah sejak lama berdiri di tengah pemukiman warga Tandes. Awalnya, memang warga tak keberatan karena hanya selevel industri rumahan. Namun kini, PT Asterindo berkembang pesat menjadi pabrik besar. Dan pembangunanya sangat meresahkan warga, karena PT Asterindo tetap beroperasi di tengah pemukiman.