Netty, Bos PT SBS Tak Bernyali Temui Wartawan

SURABAYA (Realita) - Digugat dua konsumen sekaligus, PT Surya Bumimegah Sejahtera (SBS), memilih bungkam.  Hal itu terlihat saat awak media ingin menemui Netty Liana selaku Direktur di PT. SBS di kantornya di Jl Mayjen Sungkono 127, Surabaya, guna mengkonfirmasi terkait dua gugatan yang diajukan oleh konsumennya. Namun, Nety tak bernyali temui wartawan. Nety hanya berani memerintahkan office boy (OB) kantornya untuk menemui wartawan.

"Ibu Nety tidak ada, soal masalah gugatan diserahkan semuanya ke pak Iwan, pengacaranya," ucap Sugeng selaku OB.

 Seperti diberitakan sebelumnya, gugatan perdata dengan nomor : 914/Pdt/2016/PN.SBY telah dilayangkan oleh Roesmin Hardjanto selaku konsumen terhadap PT. SBS yang telah membeli satu unit Ruko di Komplek pasar modern, Jl Puncak Permai, Surabaya. Setelah dilakukan pembayaran secara lunas, namun dokumen ruko tersebut belum diterimanya, dengan dalih masih dalam proses.

 Sementara sebelumnya, Kolonel Laut Birawa didampingi Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur, juga menggugat PT. SBS dengan nomor perkara 882/Pdt.G/2016/PN.SBY. Gugatan sebesar Rp 2 miliar ini, terkait persoalan jual beli Apartemen Central Bussiness District (CBD) tower A dan B yang beralamat di Jl. Dukuh Kramat RT.3/RW.4, Kelurahan Jajar, Kec. Wiyung, Surabaya.