Ngiler HP Samsung, Tukang Jahit Terpal Nekat Jambret

SURABAYA (Realita) “ Berdalih sudah lama 'ngiler' smartphone merk Samsung, Kholili (31) nekat jambret HP milik Misrifa (21), warga Asem Payung Surabaya. Akibatnya, pria asal Dupak Rukun Gg II no 10 Surabaya ini akhirnya babak belur dihajar massa, sebelum berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya.

Kapolsek Wonokromo Kompol Arisandi mengatakan, awalnya korban yang menggunakan Hp di jalan Raya Ngagel tidak mengetahui jika dirinya sudah di awasi oleh pelaku. Nah, saat korban mulai lengah, pelaku pun langsung mengambil HP yang digenggam oleh korban. Setelah berhasil, pelaku pun dengan cepat melarikan diri dengan menggunakan sepeda motornya.

Korban yang mengetahui Hp-nya telah dirampas, lanjut Arisandi, korban lantas berteriak maling hingga terderang oleh warga disekitar lokasi kejadian. Beberapa warga langsung mengejar, hingga pelaku pun berhasil diamankan setelah pelaku mendapat puluhan bogem mentah dari warga hingga babak belur.

"Beruntung, saat itu ada anggota Reskrim kami yang tak jauh dari lokasi kemudian langsung mengamankan pelaku dari amuk massa," kata Arisandi, Selasa (20/12/2016).

Dari sana, pelaku lantas digelandang ke Mapolsek. Dari hasil pemeriksaan, bahwa tersangka diketahui adalah seorang residivis dan sempat ditahan selama tiga bulan di Polsek Krembangan Surabaya atas kasus perjudian togel.

"Pelaku ini adalah seorang residivis yang pernah ditahan di Mapolsek Krembangan pada tahun 2013. Dia ditahan atas kasus perjudian jenis togel. Saat ini, kasusnya masih akan kami kembangkan," jelas Arisandi.

Atas perbuatannya, bapak satu anak yang bekerja sebagai tukang jahit terpal itu, kini harus kembali merasakan dinginnya lantai penjara. Sementara untuk hukumannya, polisi menjeratnya dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, yang ancaman hukumannya yakni 9 tahun penjara.zain