Oknum Satpol PP Kota Surabaya Diduga Setubuhi Gadis 16 Tahun

SURABAYA (Realita) - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menangani kasus pencabulan anak di bawah umur. Kali ini, mereka mengamankan seorang pria berinisial SMR, yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap FS, gadis berusia 16 tahun.
Berdasar informasi yang dihimpun, kasus ini mulai diketahui polisi setelah SW (35), ibu korban melapor ke Polrestabes Surabaya. Wanita asal Kedung Tarukan Surabaya itu, melaporkan SMR terkait dugaan pencabulan yang dilakukan SMR terhadap anaknya tersebut hingga hamil 3 bulan. Diduga, SMR sendiri merupakan seorang oknum Satpol PP Kota Surabaya.
"Benar, memang ada laporan tersebut," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga saat dikonfirmasi. Jumat (5/5/2017). Namun, saat ditanya apakah SMR itu merupakan oknum Satpol PP Kota Surabaya atau Bukan, Shinto belum bisa memastikan. Sebab, dalam LP (laporan polisi) yang masuk, pekerjaan SMR tidak disebutkan.
Polisi asal Medan itu menjelaskan jika laporan tersebut berawal dari SW, warga asal Kedung Tarukan Surabaya tentang persetubuhan terhadap anak. Korbannya, yakni FS (16), yang merupakan anak kandung dari SW.
Adapun orang yang dilaporkan adalah SMR. Namun dalam laporan itu, tidak disebutkan pekerjaan terlapor dalam LP tersebut. LP itu sendiri.,diterima pada 3 Mei 3017, sesuai LP No.334 (Laporan No STTLP/B/334/V/2017/SPKT/RESTABES SBY).
"LP yang masuk, yang dilaporkan oleh ibu korban itu adalah tentang persetubuhan. Hal tersebut terjadi sekitar Februari 2017. Sedangkan untuk hasil cek kehamilan yang dilakukan oleh ibu korban, ternyata korban telah hamil 3 bulan. Saat ini sedang ditindaklanjuti penyidikannya oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," tandas alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 tersebut.zain