Outbond usai Unas, 6 Santri Ponpes Suci Gresik Tewas Tenggelam

GRESIK (Realita) - Enam dari tujuh santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Solihin Suci, Manyar Gresik meninggal tenggelam di kubangan eks tambang. Dari enam korban meninggal, tiga lainnya adalah warga Surabaya. SHOLAHUDDIN AHMAD, Klas IXC-MTs di Jl. Gebang Wetan 11, RT 04- RW 01, Kel. Gebang Putih, Kec. Sukolilo, Surabaya, M. ROYI AMANULLAH RUSYDI, Klas IXC-MTs di Jl. Jemur Wonosari Gg. Lebar 138, RT 07-RW 03, Kel. Jemur Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya dan ABD. ROHMAN NAFIS, Klas IXC-MTs, Jl. Tambak Asri Tanjung No. 05, RT 44-RW 06, Kel. Morokrembangan, Kec. Krembangan, Surabaya.
Informasi yang didapatkan di lapangan menyebutkan, enam santri itu tercebur saat mengikuti kegiatan outbond yang diadakan sekolah pasca UN (Ujian Nasional) 2017. Nah, saat itu mereka hendak menyeberangi kubangan bekas tambang. Namun, diduga karena karena saling dorong-dorongan saat menyeberangi kubangan, mereka akhirnya tercebur hingga tewas tenggelam karena tak bisa berenang.
Sebelumnya, enam korban meninggal sempat dibawa ke RSUD Ibnu Sina dan satu korban selamat dirawat di Klinik Satelit Petrokimia Gresik GKB (Gresik Kota Baru), atas nama Efendy, warga Perumahan PPS (Pondok Permata Suci) Kecamatan Manyar.
Saat ini, jenazah AMANULLAH RUSYDI, Klas IXC-MTs Jl. Jemur Wonosari Gg. Lebar 138, RT 07-RW 03, Kel. Jemur Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya, masih dalam perjalanan.
"Masih dalam perjalanan ke Surabaya mas. Informasi yang saya terima dari orangtua Rusydi, saat ini masih mengurus administrasi dengan pihak kepolisian," terang Fitriah, budhe Rusydi, saat di temui di rumah duka, Kamis (18/5/2017).ali