Paripurna 10 Raperda Kota Madiun, Hanya Dihadiri 22 Anggota Dewan

MADIUN (Realita) - Rapat paripurna DPRD Kota Madiun penyampaian nota penjelasan Walikota Madiun terhadap 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hanya dihadiri 22 anggota dewan saja, Kamis (3/11/2016).

Saat membuka rapat, Ketua DPRD Kota Madiun Istono mengatakan, dari 30 anggota dewan, 22 wakil rakyat saja yang hadir. Sedangkan 1 dewan sakit, 1 ijin, 1 dinas dan 5 orang belum ada keterangan.

"Sesuai Pasal 62 ayat 2 huruf C peaturan DPRD Kota Madiun, Quorum terpenuhi,"katanya, Kamis (3/11/2016).

Wakil Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto kemudian membacakan 10 Raperda. Raperda tersebut meliputi, Raperda penetapan tarif kelas III RSUD Kota Madiun, pengelolaan air limbah domestik, retribusi penyediaan dan penyedotan kakus. Kemudian, perubahan atas Perda nomor 04 tahun 2014 tentang rencana pembangunan jangka menengah tahun 2014-2019, perubahan atas Perda nomor 03 tahun 2012 tentang retribusi izin gangguan.

Juga, retribusi pelayanan persampahan/kebersihan, penyediaan penyerahan dan pengelolaan prasarana sarana dan utilitas perumahan dan pemukiman, identitas daerah, perumahan dan kawasan pemukiman, serta Raperda pencabutan atas Perda nomor 06 tahun 2012 tentang penataan hasil hutan.

"Kami berharap dapat ditetapkan menjadi Perda melalui rapat paripurna DPRD Kota Madiun,"kata Sugeng Rismiyanto. paw

Powered by Telkomsel BlackBerry®