Paus Pulang Ditemani 12 Pengungsi Muslim

ROMA (Realita) “ Paus Fransiskus membawa tiga keluarga pengungsi kembali ke Roma dari kunjungannya ke kamp pengungsi di Lesbos, Yunani. Tindakan Paus itu dianggap sebagai simbol penerimaan Vatikan atas pengungsi di tengah penolakan negara-negara Eropa.

Para pengungsi di kamp pengungsi di Pulau Lesbos di Laut Aegean, Yunani, para pengungsi, orang dewasa dan anak-anak meminta bantuan kepada kepala Gereja Katolik itu dengan berlinang air mata set6elah perjalanan mereka dihentikan dengan penutupan jalur pengungsian oleh Uni Eropa.

“Paus memutuskan untuk mengambil sikap untuk menerima terkai para pengungsi, dengan mengajak tiga keluarga, 12 orang total, pengungsi dari Suriah, termasuk enam orang anak-anak dalam penerbangannya ke Roma,” demikian isi pernyataan dari Vatikan yang dilansir Reuters, Minggu (17/4/2016). Vatikan menambahkan bahwa seluruh pengungsi yang dibawa oleh Paus adalah pengungsi muslim.

Paus menjelaskan bahwa hal ini merupakan usulan yang diberikan oleh ajudannya yang langsung dia setujui. Dia juga menjelaskan bahwa ada sesuatu yang salah dengan dokumen mengenai keluarga Kristen yang semula ada di dalam daftar yang dimilikinya, karena itulah tiga keluarga yang pulang bersamanya adalah pengungsi Muslim.

Pria berusia 79 tahun yang terpilih menjadi Paus pada 2013 itu memang dikenal sebagai seorang tokoh yang vokal dalam masalah pengungsi. Dia sering kali mendesak jemaatnya di Eropa untuk menerima para pengungsi yang datang. oke