Pemkab-DPRD Kabupaten Mojokerto Satu Irama

MOJOKERTO (Realita) - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto periode 2016-2021, Mustofa Kamal Pasa-Pungkasiadi, satu irama dengan DPRD Kabupaten Mojokerto dalam visi misi pembangunan lebih baik. Sinergi linier tersebut tercermin dari kesempatan silaturahmi dan konsolidasi, di Hotel D’Resort Bypass, Selasa malam (22/3).

Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, memaparkan singkat tentang keharmonisan hubungan antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, kepala daerah dan DPRD merupakan mitra strategis dan pilar utama pemerintahan yang saling sokong.

"Sinergitas dan keterpaduan antara dua elemen penting (Kepala Daerah-DPRD) harus terjalin mesra. Ini untuk mengatasi berbagai tantangan pemerintahan, pembangunan, dan sosial budaya. Program-program pusat lebih awal dicanangkan, terutama program pembangunan infrastruktur. Kami bangga, sebab Kabupaten Mojokerto juga bergerak cepat dalam menyusun langkah-langkah pembangunan seperti pusat. Bagaimanapun, infrastruktur adalah skala prioritas. Kita harus bersinergi bersama," katanya.

Menyambung Ketua DPRD, Bupati yang juga ditemani sang istri, Ikfina Mustofa Kamal Pasa, mengatakan jika silaturahmi eksekutif dan legislatif disamping ditujukan untuk mempererat tali silaturahim, juga memiliki tujuan membangun saling pengertian dalam mewujudkan program pembangunan 5 tahun ke depan.

"Jalinan silaturahmi amat penting dilakukan. Harus ada jalinan kekompakan dan sinergi yang berpadu. Usaha kita dalam membangun daerah, secara dinamis makin menunjukkan hasil. DPRD, Forkopimda, dan juga seluruh entitas pemerintahan saling memberi dukungan. Tahun 2017 mendatang, insyallah target pembangunan infrastruktur jalan 1.100 km bakal kita songsong bersama. Begitupun program pariwisata yang kita garap serius dan berkelanjutan," terang bupati.

Masih menurut bupati, percepatan investasi akan makin udah ke depannya. Lowongan pekerjaan diperkirakan bakal terbuka lebih lebar lagi. Rencana bupati untuk keluar dari Ring 1, juga telah melalui pertimbangan yang tepat dan matang. Dibantu entitas Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kebijakan-kebijakan baru yang akan mengiringi kepemimpinannya di periode ke-dua ini diharapkan berjalan dengan baik.

"Percepatan investasi yang masuk ke Kabupaten Mojokerto kita harap bisa berkembang pesat. Deregulasi (penyederhanaan aturan-aturan) memudahkan hal tersebut, para investor cukup memerlukan rekom dari pihak kita saja. Terkait rencana keluar dari ring 1, itu karena kita berupaya mencegah pengusaha get out dari wilayah kita. Kita harus bijaksana terhadap impact yang mungkin akan timbul. Jika para investor lari, banyak kehilangan kerja secara massal. Kita mendapat input saran untuk perundingan bipartite (penyelesaian perselisihan hubungan industrial oleh para pihak yang berselisih), seyogyanya hal ini bisa melahirkan solusi terbaik untuk semua," urai bupati.

Sebelum menghadiri silaturahmi dengan DPRD, bupati juga membuka kegiatan ‘semaan’ (mengaji bersama) Jamaah Hammalatil Qur’an (JHQ). Kegiatan yang direncanakan rutin 5 kali dalam setahun ini, dihadiri oleh 1300 penghafal Al-Quran dan berhasil menyelesaikan 300 kali khataman. uje