Pemprov DKI Beri Santuni Ahli Waris Penumpang Zahro Express

JAKARTA (Realita)- Ahli waris para korban Kapal Zahro Expres yang terbakar dan tenggelam di perairan Pulau Seribu, Jakarta pada (01/01/2017) silam, mendapat santunan dari Pemprov DKI Jakarta. Pemberian santunan diwakili Kepala Biro Dikmental, H Hendra Hidayat, di Balai Kota, Selasa (10/01/2017).
“Hingga kini totalnya kami sudah menyalurkan santunan kepada 17 korban, tinggal tujuh lagi,” ungkap Hendra usai menyerahkan santunan masing-masing sebesar Rp5 juta untuk 10 ahli waris. Santunan uang duka ini berasal dari dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Bazis DKI Jakarta.
Hendra akan terus berkoordinasi dengan keluarga korban, khususnya yang belum menerima santunan. “Bagi ahli waris yang tidak bisa datang ke Balaikota, bisa menghubungi kami. Nanti kami akan datang ke rumah ahli waris untuk menyerahkan santunan uang duka tersebut,” ujar Hendra.
Salah satu ahli waris, Irfan Hadisiswanto mengucapkan terimakasih atas santunan tersebut. “Uang ini tentu bermanfaat bagi keluarga, termasuk untuk kegiatan selamatan bagi kedua orangtua kami yang telah dimakamkan di Bandung,” ungkapnya.
Ifan adalah anak pasangan Masduki Mangkudisastra (77) dan Otih Sugiati (70). Keduanya diyakini turut menjadi korban pada musibah tenggelamnya Kapal Zahro Express di perairan wilayah Kepulauan Seribu pada awal 2017. hrd