Pesta Cukrik  3 Hari, 4 Pria Wonokusumo Modar

SURABAYA (Realita)-Empat warga Wonokusumo Surabaya akhirnya tewas setelah menggelar pesta miras selama tiga hari di sebuah warung di Jalan Wonokusumo, Semampir.

Korban tewas adalah Wawan (35), warga Wonosari; Tamim (26), warga Kalianak; Tinggal (35), warga Wonokusumo; dan M. Ramadhani (40), warga Wonokusumo Kidul, Surabaya.

"Jadi sebelum mereka meninggal, mereka sempat minum-minum setelah tiga hari berturut-turut. Sayangnya, keluarga korban tidak ada yang melapor ke polisi," terang Kanit Reskrim Polsek Semampir AKP Junaedi, Kamis (16/9).

Akibat tewasnya mereka, AKP Junaedi menduga lantaran karena miras jenis cukrik.

‎Namun kasus ini, lanjutnya, justru baru

diketahui polisi setelah keempat korban sudah tewas.

Dari hasil keterangan para saksi, sebenarnya ada pada Sabtu kemarin, ada sekitar 10 orang berpesta miras jenis cukrik di sebuah warung kopi di Jalan Wonokusumo 41. Pesta tersebut dilakukan sejak Sabtu sampai hari Senin.

"Kita tidak tahu sudah berapa botol yang dihabiskan. Yang jelas agenda minum itu berlangsung selama 3 hari. Berhenti beberapa kali saat mereka pulang dan kembali lagi melanjutkan minum," terangnya.

Namun, ketika Senin malam, korban pertama, Wawan, jatuh sakit hingga keluarganya membawanya ke Rumah Sakit di Karang Tembok. Dari situ Wawan dirujuk ke RS dr. Soewandhi, namun nyawanya tidak tertolong.

Kemudian disusul Tamim yang juga meninggal dunia. Korban ketiga yakni Tinggal diketahui tewas pada pagi hari ini. Dan pada siang hari ini sekitar pukul 14.00 WIB, giliran Ramadhani yang tubuhnya tak kuat menahan sakit akibat miras hingga tewas.

Kini yang dilakukan polisi adalah, menunggu hasil otopsi termasuk mencari barang bukti.ris