Polisi Ciduk Pasangan Mesum Dibawa Umur di Kamar Kos

JAKARTA (Realita) - Dua pasangan mesum diamankan saat razia gabungan Badan narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Subdenpom, dan Satpol PP Kota Tegal, kemarin.

Keempatnya diamankan dari empat rumah kos di Jalan Bawal dan Nanas. Keempatnya kedapatan sedang berada di dalam kamar yang terkunci dari dalam dengan pasangannya. Padahal, kedua pasangan itu bukan suami istri, karena tak bisa menunjukkan identitas saat diminta petugas.

Mirisnya lagi, sepasang muda-mudi yang diamankan, seorang di antaranya masih di bawah umur, karena baru berusia 17 tahun.

Kepala Satpol PP Kota Tegal Hartoto melalui Kepala Seksi Trantibum M. Azanu Mufid mengatakan, sesaat sebelum diamankan kedua pasangan mencoba mengelabui petugas saat diminta membuka pintu kamar kos.

Keempatnya adalah DA (21) asal Slawi, Kabupaten Tegal dan DN (23), warga Mejasem, Kabupaten Tegal. Sedangkan pasangan di bawah umur yakni RS (17), asal Guci, Kabupaten Tegal dan KL (24), asal Banyumas, nekat tetap bertahan dengan mengunci pintu dari dalam, meski sudah digedor-gedor petugas gabungan.

Saat pintu dibuka, kedua pasangan tak bisa mengelak, karena tak bisa menunjukkan surat nikah ataupun KTP," ungkapnya.

Lebih lanjut Mufid menuturkan, setelah dibawa ke kantor Satpol PP kedua pasangan tersebut langsung didata dan diberi pembinaan. Keempatnya diberi pengarahan dan diminta menandatangani perjanjian.

Menurut Mufid, jika di kemudian hari kembali terjaring tidak akan diberi toleransi dan langsung diberi sanksi tindak pidana ringan sesuai ketentuan.

Terpisah, Kepala BNN Kota Tegal M. Jaka Eka Syaifi menambahkan, dilibatkannya Satpol PP dan Subdenpom Tegal dalam razia kepemilikan narkoba dengan sasaran rumah kos memang bertujuan mengantisipasi adanya temuan pasangan mesum. 

Sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai penegak perda, Satpol PP bisa mendalami penanganan pelanggaran tersebut."Mengingat itu ranah Satpol PP, kami serahkan sepenuhnya terkait proses pembinaan pasangan mesum.rt/ibn